cover
Contact Name
Hery Sahputra
Contact Email
herysahputra@uinsu.ac.id
Phone
081263505256
Journal Mail Official
jurnalijaz@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan 20371, Sumatera Utara, Indonesia. Program Studi Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-I'jaz:Jurnal Kewahyuan Islam
ISSN : 23551275     EISSN : 2685628X     DOI : 10.30821
Core Subject : Religion,
Al‑Iʿjāz: Journal of Revelation Studies publishes scholarly work on revelation studies that engages with contemporary issues. Submissions may be conceptual articles, empirical research reports, or book reviews.
Articles 72 Documents
CORAK TEOLOGI TAFSIR AL-QUR’ANUL KARIM KARYA SYEKH H. ABDUL HALIM HASAN, H. ZAINAL ARIFIN ABBAS DAN ABDURRAHIM HAITAMI sayuti, agus
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v6i2.8968

Abstract

    Fast traslate Icon translate ABSTRAKDalam tradisi intelektual Islam, teologi yang dikenal luas adalah Asyi’ariah, selanjutnya lebih dikenal disebut dengan Ahlu al-Sunnah wa al-jama’ah. Kemunculan teologi Ahlu al-Sunnah wa al-jama’ah.menjadi solusi akan masalah yang meruncing anatara Ahlu Hadis dan Ahlu al-Ra’yi (teologi mu’tazillah) yang kemudian permasalahan ini berujung pada masalah mihnah (inquisition). Teologi ini berkembang pesat dan menjadi mazhab resmi yang dianut umat Islam. Sehingga menjawab kebingungan teologi yang dialami oleh masyarakat Islam.Metode dalam pembahan ini menggunakan metode. penelitian dapat juga disebut sebagai langkah investigasi pada data yang telah didapatkan tersebut.Jenis penelitian ini membutuhkan banyak sumber dari buku-buku, jurnal karya ilmiah lainnya, maka jenis ini termasuk dalam jenis library research atau kajian pustaka. Penelitian ini pun bersifat kualitatif, maka membutuhkan data atau sumber kualitatif dari ayat-ayat Al-Qur’an dan penafsirannya dan penerjemah.Temuan yang diperoleh oleh penulis dalam kajian ini bahwa Tafsir Al-Qur’anul Karim karangan syekh H. Abdul Halim Hasan, H. Zainal Arifin Abbas adalah tokoh pelopor pola-pola pembaharu yang terpengaruh oleh pemikiran dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an ke dalam bahasa Indonesia . Dan bukan klasik atau tradisional sehingga beliau masuk kepada kelompok pemikir rasional. Para mufassir pemberahu ini berusaha menungkapkan makna Al-Qur’an dengan cara baru yaitu dengan mengikutsertakan daya dan  kemauan manusia untuk terus menggali makna yang terkandung dalam firman Allah SWT. Beliau tetap mengunakan sumber-sumber melaui dalil naqli sehingga beliau dikatakan sebagai.Ahlus Sunah Wal Jama’ah.Tesis ini menjelaskan Tafsir Al-Qur’anul Karim karangan syekh H. Abdul Halim Hasan, H. Zainal Arifin Abbas, dan Abdurrahim Haitami Abdurrahim Haitami tentang corak teologinya. Tulisan ini membuktikan bahwa para syekh dari Sumatera Utara mampu menjelaskan ayat-ayat Al-Qur’an dan sangat diperhitungkan dikancah Nasional maupun Internasional.
KOMPARASI KONSEP ENTOMOLOGI DALAM PENAFSIRAN Q.S AN NAHL AYAT 69 DAN Q.S AN NAML AYAT 18 DALAM PERSPEKTIF TAFSIR ILMI KEMENTERIAN AGAMA DAN TAFSIR AL AYAT AL KAUNIYAH FI ALQURAN AL KARIM KARYA ZAGHLUL AN NAJJAR Pinem, Emia Lompohta Br
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v10i1.23528

Abstract

AbstrakKajian ini membahas tentang konsep entomologi dalam penafsiran QS. An-Nahl: 69 dan QS. An-Naml: 18, dengan studi tafsir ilmiah dari Kementerian Agama dan tafsir Zaghlul An-Najjar. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji serangga lebah dan semut, mengidentifikasi kehidupan dan komponen tubuhnya, serta memahami hubungannya dengan makhluk hidup lain dan hikmah penciptaannya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membuka pemahaman bahwa Al-Qur’an adalah mukjizat Allah SWT yang mengandung kebenaran yang tidak diragukan, serta membahas fenomena alam yang luar biasa, seperti penciptaan lebah dan semut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menganalisis tafsir ilmiah dan tafsir kauniyah terkait kedua ayat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penciptaan lebah dan semut dalam Al-Qur’an adalah bagian dari tanda kekuasaan Allah yang menunjukkan keagungan-Nya serta memberikan manfaat, hikmah, dan hubungan yang erat dengan kehidupan di alam semesta.Kata Kunci: Komparasi, Entomologi, Surat An-Nahl dan An-Naml, Tafsir Ilmi, Tafsir Kauniyah.
KONSEP KHURŪJ FĪ SABĪLILLĀH JAMĀ’AH TABLÎGH MESJID HIDAYATUL ISLAMIYAH JALAN GAJAH DITINJAU DARI PERSPEKTIF ALQURAN sukma, rasyid ari
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v6i1.7444

Abstract

ABSTRAK Jamā’ah Tablîgh adalah merupakan salah satu kelompok keagamaan yang aktif dalam bidang dakwah, yang gencar kepada peningkatan Iman dan Amal Sholeh. Jamā’ah Tablîgh juga merupakan salah satu kelompok keagamaan yang menarik perhatian beberapa kalangan umat muslim sekarang ini. Kelompok ini memiliki keunikan tersendiri dalam mensosialisasikan pemahamannya yang tidak sama dengan kelompok keagamaan lain. Keunikan dalam mensosialisasikan dakwah Jamā’ah Tablîgh adalah terletak pada bentuk pergerakan dakwah mereka yang mengharuskan untuk melakukan Khurūj Fī Sabīlillāh.Dengan tema: Konsep Khurūj Fī Sabīlillāh Jamā’ah Tablîgh Mesjid Hidayatul Islamiyah Jalan Gajah Ditinjau Dari Perspektif Alquran”, penulis mengumpulkan ayat-ayat berkenaan dengan konsep Khurūj Fī Sabīlillāh Jamā’ah Tablîgh ditinjau dari perpektif Alquran untuk kemudian menganalisisnya. secara umum ada beberapa ayat Alquran yang mengandung perintah untuk melakukan dakwah. Namun, terdapat beberapa ayat yang menjadi landasan utama dan yang dianggap pokok yang menjadi pendorong dan memotivasi Jamā’ah Tablîgh untuk melakukan usaha dakwah dengan metode konsep Khurūj Fī Sabīlillāh. Kemudian menafsirkan ayat-ayat Khurūj Fī Sabīlillāh dengan menggunakan metode maudhi’i/tematik. Dengan menggunakan metode tematik, maka peneliti akan mengumpulkan ayat-ayat yang berkaitan dengan tema, Semua ayat yang berkaitan di himpun kemudian dikaji secara mendalam dari berbagai aspek dengan didukung dengan dalil-dalil yang dapat dipertanggungjawabkan kemudian menafsirkannya secara global dengan kaidah-kaidah tertentu.Khurūj berasal dari bahasa arab yaitu kharaja yang mempunyai arti keluar. “Keluar” yang di maksud adalah suatu usaha amal untuk keluar berdakwah guna mengajak manusia beribadah kepada Allah dan meninggalkan apa yang di larang-Nya. Di dalam ayat-ayat Alquran mengenai Khurūj Fī Sabīlillāh yang tujuan utamanya adalah dakwah dan perbaikan diri (Islah). Maka di Dalam Alquran beragamnya kata yang semakna dengan makna dakwah dapat dipahami bahwa Alquran memiliki vocabulary yang demikian kaya sehingga penggunaan katanya lebih beragam. Di dalam alqur`an, ditemukan beberapa kata yang memiliki makna hampir sama dengan dakwah, diantaranya adalah: tabligh, nasihat, tarbiyah, tabsyir, dan tanzdir. Kata Kunci : Konsep, Khurūj Fī Sabīlillāh,  Jamā’ah Tablîgh
PENAFSIRAN AYAT-AYAT LARANGAN MEMBUNUH ANAK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP ABORSI (STUDI TAFSIR AL-MISHBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB) Muharaini, Desi
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v9i2.23455

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji tentang penafsiran ayat -ayat larangan membunuh anak dan implikasinya terhadap aborsi, melalui studi tafsir al-mishabah karya M. Quraish Shihab.  Penelitian ini sendiri berawal dari banyaknya kasus kejahatan yang terjadi terhadap anak, dari mulai kekerasan hingga pembunuhan. Dan pada dewasa ini pembunuhan anak tidak hanya terjadi pada dia yang telah lahir, akan tetapi juga pada janin yang masih dalam kandungan (aborsi).  Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, Yaitu jenis penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data yang bersumber dari buku, jurnal, kitab, artikel, dan tulisan-tulisan tertentu. Adapun sumber data penelitian adalah sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alasan dilakukannya aborsi ataupun pembunuhan anak dikarenakan tiga hal kemiskinan, kekhawatiran kehilangan kehormatan dan kekhawatiran menanggung aib, masih terjadi pertentangan pendapat dikalangan ulama mengenai kebolehan melakukan aborsi, terutama terhadap janin yang belum memasuki usia 120 hari dimana roh belum ditiupkan. Sedangkan pada usia setelah 120 hari ulama sepakat akan keharamannya, dan yang bersangkutan dinilai berdosa bila melakukannya dan wajib membayar diyyah, yakni denda seperdua puluh dari pembunuhan atau senilainya.Kata Kunci: : Penafsiran, Oborsi, Karya M. Quraish Shihab
REVITALISASI PARENTING LUQMAN (USAHA PROGRESIF MEMBANGUN KETAHANAN NASIONAL MELALUI KELUARGA) Syam, Nur Fadhilah
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v5i2.5779

Abstract

AbstractBuilding National Resilience is a necessity for the people of Indonesia, building national resilience as well as increasing the nation's immune power to be able to overcome all threats both from the internal of the nation itself and from outside. Building national resilience is the obligation of all Indonesian people, including the role of religion, especially Islam. This paper wants to describe one of the stories from the Qur'an that can be used as students for families and methods of family education in an effort to build national resilience. In this paper the author tries to examine Al-Luqman's parenting in educating his children, then tries to revitalize modern life today. This is based on an analysis of the moral destruction of the younger generation that can destroy the national security of the nation. The research method used in this paper is a central study in which the author collects stori literature, several interpretations and hadith as the main ingredients. So that the conclusion is that character education based on religious guidance in family is a main thing and necessity, to improve the character first. This will have an impact on the character of children in their daily lives
PENDIDIKAN KARAKTER : TIPOLOGI WANITA DALAM PRESPEKTIF AL-QUR’AN Fadhila, Nur; Witra Ramadhan, Rasyiidha
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v8i2.23445

Abstract

AbstrakPendidikan karakter dan tipologi wanita dalam perspektif Al-Qur’an merupakan isu penting untuk memahami peran serta nilai wanita dalam Islam. Al-Qur’an memberikan petunjuk yang jelas mengenai sifat-sifat wanita shalihah. Wanita shalihah dalam Al-Qur’an digambarkan dengan beberapa karakteristik utama, seperti ketaatan kepada Allah, kesederhanaan, dan kemampuan menjaga diri. Contohnya, dalam surah An-Nisa ayat 34, Al-Qur’an menjelaskan bahwa wanita yang baik adalah mereka yang taat kepada Allah dan menjaga kehormatan di hadapan suami. Selain itu, kisah-kisah wanita seperti Maryam dan istri Fir’aun memberikan teladan tentang keteguhan iman serta keberanian dalam menghadapi ujian dan tantangan hidup.Al-Qur’an juga mengklasifikasi wanita ke dalam berbagai tipologi berdasarkan perilaku dan karakter mereka. Penelitian ini mengidentifikasi dua kategori utama, yaitu wanita shalihah (baik) dan wanita fasiq (tidak baik). Dalam konteks ini, tipologi tersebut tidak hanya mencerminkan perilaku individu, tetapi juga memberikan pelajaran moral yang penting bagi masyarakat. Pendidikan karakter untuk wanita dalam perspektif Al-Qur’an menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai agama sejak usia dini. Ini mencakup pengajaran tentang akhlak, kesederhanaan, dan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, pendidikan karakter diharapkan dapat membentuk generasi wanita yang tidak hanya berpengetahuan luas tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.Penelitian ini mengkaji cara Al-Qur’an menggambarkan sosok wanita ideal melalui berbagai ayat, serta bagaimana pendidikan karakter dapat diimplementasikan untuk membentuk kepribadian wanita yang selaras dengan nilai-nilai Islam.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Tipologi Wanita, Al-Qur’an.
HADIS TENTANG LAPANG REZEKI DAN PANJANG UMUR DENGAN SHILATURRAHIM Rahayu, Sri Ulfa
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v7i1.9776

Abstract

AbstrakHadis adalah sumber kedua ajaran Islam setelah Alquran. Ada Hadis yang mengatakan bahwa lapang rezeki dan panjang umur dengan shilaturrahim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hadis-hadis tentang lapang rezeki dan panjang umur dengan shilaturrahim. Ini dilakukan dengan pendekatan kewahyuan yaitu mencari pada Alquran dan Hadis lalu melihat juga apakah Hadis tersebut bertentangan atau tidak dengan Alquran. Kemudian apakah ada kaitannya antara  lapang rezeki dan panjang umur dengan shilaturrahim apabila dilihat dari kehidupan sosial.  Hasilnya bahwa hadis tentang panjang umur dan shilaturrahim banyak terdapat pada kitab-kitab Hadis terutama kutub at-Tis’ah dan tidak bertentangan dengan Alquran. Temuan ini dapat dijadikan sumber bacaan demi menambah wawasan keislaman.Kata Kunci: Rezeki, Shilaturrahim, Umur
STUDI KOMPARATIF METODE IQRO DAN AL-HIRA: KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI SD SWASTA ISLAM NUR IHSAN MEDAN DAN SD SWASTA MARDLIATUL ISLAMIYAH 2 MEDAN Nasution, Yazid Hafiz; Simamora, Nur Aisyah; ., Fitriani
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v10i2.23533

Abstract

Abstrak  Tulisan ini bertujuan untuk membandingkan metode Iqro’ dan metode Al-Hira’ dalam kemampuan membaca AL-Qur’an siswa. Peran kedua metode ini perlu dikaji dan diteliti untuk mengetahui sejauh mana kontribusi keduanya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Faktor inilah yang membuat peneliti terpanggil untuk mengkaji kedua metode ini. Penelitian ini terfokus kepada kontribusi metode Iqro’ dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di SD Swasta Islam Nur Ihsan dan kontribusi metode Al-Hira’ di SD Swasta Mardliatul Islamiyah 2. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, komparatif dan penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini, Metode Iqro’ dan Metode Al-Hira’ telah memberi kontribusi yang positif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di SD Swasta Islam Nur Ihsan dan SD swasta Mardliatul Islamiyah. Namun kelebihan dan kekurangan kedua metode ini menjadi bahan pertimbangan kepada guru-guru Al-Qur’an dalam memilih metode yang lebih efektif dan efisien.Kata Kunci: Komparasi, Metode Iqro, Metode AL-Hira, SD Swasta Islam Nur Ihsan Medan & SD Swasta Mardliatul Islamiyah 2 Medan
Kontekstualisasi Interpretasi Teks Dalil Gender Prespektif Ushul Fiqh Datmi, Muhammad Akbar Rosyidi
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v6i2.8962

Abstract

  The text of the proposition is an Arabic text that appeared in the past through certain events and specific socio-cultural. Consequently, understanding the text becomes complex especially if it is understood based on the current time and socio-culture. To overcome the complexity of understanding the text, previous scholars have put formulations of understanding which are none other than ushul fiqh in studying the text in order to avoid misunderstanding.This study aims to explore the interpretation of the text in accordance with developments and demands of the time but in line with the rules of understanding that have been formulated by previous scholars.This research is a library research with an approach to collect research data from the literary treasures and make the world of texts, especially the books of Hadith and Usul Fiqh as the main objects of analysis.The results of this study that understand the text of the proposition textually and contextually have fundamental differences in understanding. Understanding text textually is very much bound to text literally and makes comprehension frozen. Unlike the contextual understanding of texts that are not bound to the text and are more in line with the demands of the times. While understanding the text through the ushul fiqh approach, sometimes the results are in accordance with textual understanding, sometimes also according to contextual understanding.The results of this study can be taken into consideration in understanding texts, especially which matan are bound by a particular time and era and are not relevant when applied today.  Fast traslate Icon translate
ANALISIS GENRE PADA KISAH MARYAM DALAM AL-QUR’AN Genre Analysis of the Stories Maryam in The Quran Aminah Rambe, Siti; Bilqis Harahap, Adawiyah
Al-I'jaz: Jurnal Kewahyuan Islam Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/al-i'jaz.v7i2.23461

Abstract

Abstrak       Penelitian ini membahas kisah Maryam dalam Al-Qur'an dengan menggunakan teori Labov dan Walezky dari segi struktur generik. Kisah Maryam merupakan salah satu kisah penting dalam Al-Qur'an yang menggambarkan perjalanan hidup seorang wanita suci yang terlibat dalam peristiwa luar biasa, yaitu kelahiran Nabi Isa tanpa hubungan biologis. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi struktur generik pada kisah Maryam dengan menggunakan teori Labov dan Walezky meliputi elemen-elemen seperti abstrak,orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda. Data yang digunakan adalah ayat-ayat Al-Qur'an yang terkait dengan kisah Maryam, seperti QS. Ali-Imran, Qs. At-Tahrim, dan QS. Maryam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kisah Maryam dalam Al-Qur'an memberikan wawasan tentang keimanan, keteguhan, dan peran wanita dalam agama Islam.Kata Kunci: Struktur Generik, Al-Qur’an, Kisah Maryam