Artikel ini mengkaji dinamika tabbhuwân—seni pertunjukan ketoprak Madura di Situbondo—sebagai seni tradisi yang hidup dan terus bertransformasi. Melalui pendekatan etnografi, penelitian ini menguraikan asal-usul, bentuk pertunjukan, fungsi sosial, serta inovasi kreatif tabbhuwân dalam menghadapi perubahan zaman. Temuan menunjukkan bahwa tabbhuwân bukan sekadar warisan budaya, melainkan ruang vital negosiasi nilai, ekspresi identitas, dan adaptasi teknologi, termasuk alih wahana ke film komedi digital saat pandemi. Studi ini menegaskan bahwa tabbhuwânmemperlihatkan vitalitas tradisi rakyat yang kreatif, fleksibel, dan berdaya hidup di tengah tekanan modernitas.
Copyrights © 2025