Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya komunikasi, transparansi, dan kepemimpinan kepala desa terhadap kinerja pegawai desa di Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, dengan keterlibatan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 30 responden, yang terdiri dari pegawai desa dan anggota BPD. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi dan kepemimpinan kepala desa memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai desa, sedangkan transparansi tidak berpengaruh signifikan. Keterlibatan BPD tidak memediasi pengaruh gaya komunikasi dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai desa. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pemerintahan desa yang lebih efektif dengan memperhatikan peran komunikasi, kepemimpinan, dan transparansi.
Copyrights © 2025