Perubahan iklim, pengurangan sumber daya alam, dan peningkatan kesadaran konsumen mendorong perusahaan multinasional, termasuk Yamaha Music Corporation (YMC) untuk melakukan praktik bisnis keberlanjutan. YMC melalui Yamaha Group Sustainability (YGS) menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan industri alat musik khususnya rantai pasokan kayu sebagai bahan utama produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Sustainable Business Model Initiative (SBMI) yang mengidentifikasi implementasi keberlanjutan YMC antara 2015 hingga 2024 melalui tiga komponen utama: Sustainable Value Propositions Innovation, Sustainable Value Creation & Delivery, dan Sustainable Value Capture Innovation. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan data sekunder yang berasal dari laporan umum tahunan YMC, laporan keberlanjutan YMC, laman resmi berita YMC dan laporan dari laman resmi organisasi-organisasi terkait. Untuk memvaliditasi situasi nyata di lapangan, sumber data ini diperoleh dari situs dan portal berita daring yang dapat dipercaya. Penelitian ini berfokus pada keberlanjutan bisnis di sektor industri alat musik yang masih belum banyak dikaji.
Copyrights © 2025