Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) serta Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terhadap tingkat akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa, dengan fokus pada 17 desa yang berada di wilayah Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif, di mana data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 64 aparatur desa yang dipilih secara purposive, berdasarkan kriteria tertentu. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4.0. Berdasarkan hasil pengolahan data, ditemukan bahwa penggunaan Siskeudes tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Sebaliknya, penerapan SPIP terbukti berkontribusi positif dan signifikan terhadap peningkatan akuntabilitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam tata kelola dana desa tidak semata-mata bergantung pada penerapan sistem berbasis teknologi informasi, melainkan juga dipengaruhi oleh efektivitas mekanisme pengendalian internal, kompetensi aparatur desa, serta nilai-nilai akuntabilitas yang melekat dalam budaya organisasi.
Copyrights © 2025