Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) yang tidak hanya menyampaikan informasi historis, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai keislaman yang dapat membentuk karakter, moralitas, serta wawasan keagamaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika yang dihadapi siswa kelas VII MTsN 1 Bengkalis dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), khususnya dalam aspek pemahaman materi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan fenomenologis untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif guru dan siswa selama proses pembelajaran. Populasi penelitian mencakup 32 siswa dan 3 guru SKI, dengan teknik purposive sampling untuk memilih partisipan berdasarkan pengalaman langsung mereka dalam pembelajaran SKI. Instrumen pengumpulan data terdiri atas wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis secara tematik dengan mengidentifikasi tema-tema kunci seperti kesulitan memahami tokoh sejarah, hambatan dalam menghafal kronologi, serta keterbatasan media visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa disebabkan oleh rendahnya minat baca, metode pengajaran yang monoton, terbatasnya media pembelajaran, dan keterbatasan waktu. Selain itu, faktor emosional dan kognitif siswa turut memengaruhi pemahaman materi sejarah. Validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik, serta member checking untuk memastikan keabsahan hasil. Sebagai solusi, disarankan penerapan metode pembelajaran variatif seperti storytelling, diskusi kelompok, serta pemanfaatan media interaktif berbasis teknologi untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Temuan ini diharapkan menjadi kontribusi dalam penyempurnaan strategi pembelajaran SKI yang lebih efektif, kontekstual, dan menyenangkan di madrasah.
Copyrights © 2025