Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pada UMKM depot air minum isi ulang "Rahul Water", dengan fokus pada penyusunan laporan keuangan berbasis digital. Mitra tunggal dalam kegiatan ini telah memisahkan keuangan pribadi dan usaha serta menggunakan aplikasi digital untuk mencatat transaksi. Namun, berdasarkan wawancara pretest, diketahui bahwa mitra belum memahami konsep laporan keuangan dan belum pernah menyusunnya. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan pelatihan aplikatif, menggunakan metode pretest–posttest untuk mengevaluasi pemahaman mitra. Hasil posttest menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dalam mengklasifikasikan transaksi, menyusun laporan laba rugi sederhana, dan memahami posisi keuangan usahanya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun mitra telah menggunakan teknologi, masih diperlukan pendampingan dalam mengubah data transaksi menjadi informasi keuangan yang bermakna. Temuan ini menguatkan pentingnya pendekatan pemberdayaan berbasis literasi keuangan digital untuk mendorong kemandirian dan keberlanjutan UMKM.
Copyrights © 2025