Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Kuliner Mengalo Khas Suku Sakai Guna Melestarikan Kuliner Asli Daerah Hendrayani, Hendrayani; Fachri, Rizqi; Asnahwati, Asnahwati; Syafrina, Nova; Kurniawan, Reza; Aziz, Andi Abdul; Maswir, Mulyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 10 (2023): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i10.493

Abstract

Kuliner tradisional adalah kuliner makanan yang sudah lama dan sulit ditemukan di daerah lain, selain citra rasa, bentuk dan tidak  semua  orang  bisa  membuatnya  sehingga  cita  rasanya berbeda.  Suku Sakai yang berdiam di 13 anak sungai Mandau yang bermuara di sungai Siak terletak di Kabupaten Siak Sri Indrapura dan Kabupaten Bengkalis merupakan suku asli yang memiliki keunikan dan menjadi perhatian banyak pihak seperti makanan  khas  dan  kuliner andalan  yang  tidak kalah  dengan daerah-daerah di  Riau.  Masyarakat Suku Sakai merupakan salah satu masyarakat yang memiliki kebiasaan mengonsumsi mengalo. Mengalo merupakan makanan khas Suku Sakai yang terbuat dari ubi kayu, untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat keluarganya. Namun konsumsi jenis bahan makanan lain seperti buah-buahan dan bahan makanan sumber protein masih kurang. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui jenis makanan dan jumlah makanan yang dikonsumsi oleh Masyarakat Suku Sakai serta pemanfaatan mengalo oleh Masyarakat Suku Sakai sebagai alternatif sumber karbohidrat.
The Influence of The Marketing Mix on Customer Decisions to Choose Gold Savings at PT Pegadaian Branch of Pematangsiantar City in 2024 Barus, Ben Setiawan; Sirait , Yesicha Triarni; Purba, Ayu Azzari; Panjaitan , Gabriel; Siburian, Maretta Selvana; Asnahwati, Asnahwati
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 15 No. 6 (2024): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the influence of the Marketing Mix on customers' decisions to choose gold savings, both partially and simultaneously at PT Pegadaian Pematangsiantar City Branch. The type of research used is quantitative descriptive. The population in this study were all customers who chose gold savings at PT Pegadaian Pematangsiantar City Branch and the sample size in this study was determined by making the population into a sample, so that the sample for this study was 50 respondents. The data source in this research is primary data using a research instrument in the form of a questionnaire. The data collection method used is survey research. This research uses multiple linear regression analysis for statistical analysis and the regression model has been tested first in the classic assumption test. The results of this research state that simultaneous testing shows that there is a significant influence of product, price, location and promotion together on customers' decisions to choose gold savings at PT Pegadaian, Pematangsiantar City Branch. In the calculated F test 591.371> F table 2.578739, with a significant value of 0.05, it was stated that there was a significant influence between the Marketing Mix on the Customer's Decision to Choose Gold Savings at PT Pegadaian Pematangsiantar City Branch. Multiple regression analysis shows that partially the consumer's decision to choose gold savings (Y) is significantly influenced by Product and Promotion, meanwhile price and location show that these variables have no significant partial influence (the value in the Sig. column is greater than 0.05 ).
PELATIHAN PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM RAHUL WATER MELALUI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DIGITAL: PENDEKATAN PRETEST–POSTTEST Asnahwati, Asnahwati; Kasmin Hutagalung, Muhammad Abrar; Murtani, Alim; Fayza, Dhea
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 4 No. 1 (2025): Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM melalui Inovasi, Pendidikan, dan Keuangan Digi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v4i1.2343

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pada UMKM depot air minum isi ulang "Rahul Water", dengan fokus pada penyusunan laporan keuangan berbasis digital. Mitra tunggal dalam kegiatan ini telah memisahkan keuangan pribadi dan usaha serta menggunakan aplikasi digital untuk mencatat transaksi. Namun, berdasarkan wawancara pretest, diketahui bahwa mitra belum memahami konsep laporan keuangan dan belum pernah menyusunnya. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan pelatihan aplikatif, menggunakan metode pretest–posttest untuk mengevaluasi pemahaman mitra. Hasil posttest menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dalam mengklasifikasikan transaksi, menyusun laporan laba rugi sederhana, dan memahami posisi keuangan usahanya. Kegiatan ini menunjukkan bahwa meskipun mitra telah menggunakan teknologi, masih diperlukan pendampingan dalam mengubah data transaksi menjadi informasi keuangan yang bermakna. Temuan ini menguatkan pentingnya pendekatan pemberdayaan berbasis literasi keuangan digital untuk mendorong kemandirian dan keberlanjutan UMKM.
ANALISIS KOMPARATIF PER DAN PBV SAHAM ADRO DAN ITMG SEBAGAI STRATEGI INVESTASI DI SEKTOR ENERGI BATU BARA Asnahwati, Asnahwati; Nurwidyanti, Ferisca; Liyas, Jeli Nata
Jurnal Ekonomi Bisnis Kompetif Vol 4 No 2 (2025): Strategi, Inovasi, dan Kinerja Bisnis di Era Digital dan Globalisasi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/bisniskompetif.v4i2.2369

Abstract

Stock valuation through financial ratios is one of the important indicators in fundamental analysis to assess the viability of a stock. This research aims to analyse and compare the valuation performance of two coal sector companies, namely PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) and PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), using the Price Earnings Ratio (PER) and Price to Book Value (PBV) ratios during the period 2019–2023. This research method uses a comparative descriptive quantitative approach with secondary data obtained from the annual financial reports published on the Indonesia Stock Exchange (IDX), as well as annual stock price data obtained from Yahoo Finance and RTI Business. Data analysis is conducted by calculating the PER and PBV of each company, followed by descriptive statistical analysis and an independent sample t-test to determine significant differences between the two stocks. The research results show that the average Price Earnings Ratio (PER) of ADRO is higher compared to ITMG, indicating greater market expectations for ADRO's earnings growth. However, statistical tests show that only the PER difference is significant, while the Price to Book Value (PBV) does not show a significant difference. These findings suggest that ITMG is more appealing to value investing investors, while ADRO is more relevant for growth investing oriented investors.
Analisis Rasio Keuangan Dalam Mengukur Kinerja PT. Adira Dinamika Multi Finance tbk asnahwati, asnahwati
Jurnal Daya Saing Vol. 2 No. 2 (2016): Kinerja Karyawan, Keuangan Perusahaan, dan Perspektif Sosial Ekonomi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v2i2.57

Abstract

Abstract: Financial condition will reflect how the performance of the company . Assess the financial performance of the company's goal is to evaluate and improve the state perusahaannya.Untuk measure the financial performance of the company can use financial ratios such as liquidity , solvency , activity and profitability .The purpose of this study is : 1 ) To determine the performance of PT . Adira Multi Finance Tbk terms of liquidity ratios , 2 ) To determine the performance of PT . Adira Multi Finance Tbk terms of solvency ratios , 3 ) To determine the performance of PT . Adira Multi Finance Tbk in terms of the activity ratios and 4 ) To determine the performance of PT. Adira Multi Finance Tbk in terms of the profitability ratio.The analytical method used is the method of comparison is to compare the company's financial ratios with industry standard ratio norm. Based on the analysis of the data obtained it was concluded that : 1 ) The company's performance in terms of the last two year Quick Ratios, has decreased but is generally still above standard industry norms. Means the company still Ilikuit. 2 ) corporate performance in terms of the solvency ratio Debt to Equity Ratio in a state insolvabel, and in terms of Debt to Total Assets Ratio also insolvabel. 3 ) company performance in terms of the ratio of the activity under standard industry norm, so it is said company 's effective yet efficient in utilizing all its assets to finance consumer and 4 ) corporate performance in terms of profitability Economical ( ROA ) in the last two years decreased, although the first 2 years is still above the industry standard norm, while in terms of their own capital profitability ( ROE ) at 2 years terakir sharp decline and fall below the standard norm industi. Means the company has not been efficient and effective in generating income through all sources of funding available. Keywords: performance , liquidity , solvency , activity and profitability.
ANALISIS KEWIRAUSAHAAN IBU-IBU PKK DI KOMPLEK PERUMAHAN asnahwati, asnahwati
Jurnal Daya Saing Vol. 3 No. 2 (2017): Perilaku Konsumen, Kinerja Organisasi, dan Pengembangan UMKM
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v3i2.102

Abstract

Kewirausahaan tidak selalu identik dengan perilaku dan watak pengusaha karena sifat ini juga dimiliki oleh mereka yang bukan pengusaha, misalnya karyawan swasta maupun pemerintah. Bahkan dalam hal ini bisa saja seorang ibu rumah tangga. Secara operasional, ibu rumah tangga merupakan manajer yang mengelola keuangan rumah tangga dan perlu memberikan seni kreatifnya dalam melakukan optimalisasi dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga. Secara epistemologi, kewirausahaan merupakan nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha atau proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru dan berbeda. Selanjutnya menurut Thomas W. Zimmerer (1996;51), kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dan upaya memanfaatkan peluang yang dihadapi setiap hari (applying creativity and innovation to solve the problems and exploit opportunities that people face everyday). Kewirausahaan merupakan gabungan dari kreativitas, inovasi dan keberanian menghadapi resiko yang dilakukan dengan kerja keras untuk membentuk dan memelihara usaha baru. Orang yang melakukan kewirausahaan disebut juga dengan wirausaha. Wirausaha adalah mereka yang melakukan usaha-usaha kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan dan meramu sumber daya yang ada untuk menemukan peluang. Seringkali kita pahami sebagai alternatif dan inovasi baru yang di lakukan manusia ketika mengalami kendala dalam menghadapi permasalahan. Kreativitas juga disebut sebagai alternatif penyederhanaan kerja sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jiwa kewirausahaan ibu-ibu rumah tangga pada kelompok PKK berada pada kategori baik terutama dalam hal mengikuti kegiatan sosial dan kemampuan berkomunikasi, namun masih rendah dalam hal tantangan ibu rumah tangga menghadapi kondisi ekonomi keluaraga. Kata kunci: Kewirausahaan, Kreatifitas, Inovasi dan Ibu Rumah Tangga
Model Tata Kelola Keuangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Wanita Asnahwati, Asnahwati; Risman, Risman
Jurnal Daya Saing Vol. 4 No. 2 (2018): Tata Kelola, SDM, dan Perilaku Konsumen dalam Mendorong Pembangunan Ekonomi Lok
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v4i2.250

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian yang memfokuskan pada UMKM wanita.yang menjalankan usaha pada bidang usaha Tabulampot (Tanaman Buah Dalam Pot). Selama ini dalam menjalankan keuangan usahanya selalu terjadi pasang surut. Terkadang banyak didapatkan uang dan terkadang keuangan minus. Untuk mencarikan jawaban tentang masalah tersebut penulis menelitianya dengan menggunakan metode survey yang dilakukan terhadap 14 pemilik usaha Tabulampot yang tersebar di Sentra Rimbo Panjang yang diambil secara sensus. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama ini pemilik usaha dalam mengelola keuangannya belum merencanakan keuangan usahanya dengan baik dimana mereka tidak menyusun perencanaan yang jelas secara tertulis tentang modal yang dibutuhkan dan penggunaan dana (uang keluar). Menurut pengakuan mereka saat diwawancarai, perencanaan ada dilakukan tapi cukup di kepala saja tanpa perlu mencatat secara tertulis. Kemudian dari sisi pencarian dana diketahui bahwa mereka telah mencari dan mendapatkan dana dengan biaya modal sekecil mungkin dari program KUR di BRI. Demikian juga dari segi pembukuan penjualan, diketahui bahwa pada umumnya pengusaha tidak mencatat setiap terjadinya penjualan. Selanjutnya juga diketahui bahwa masih ada pengelola yang mencampur adukkan uang usaha dengan uang pribadi si pengelola faktor kendala atau penghambat dalam mengelola keuangan usaha Tabulampot di Sentra pembibitan Rimbo Panjang diantaranya adalah: a) pengelola (pengusaha) tidak mengetahui dan memahami laporan keuangan usaha sehingga tidak bisa menyusun laporan keuangan tersebut, b) kekurangan modal
ANALISIS PENGARUH TINGKAT LITERASI PASAR MODAL TERHADAP MINAT MAHASISWA DALAM BERINVESTASI SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau ) Asnahwati, Asnahwati; Maswir, Mulyadi
Jurnal Daya Saing Vol. 7 No. 2 (2021): Perilaku Konsumen, Pengembangan UMKM, dan Inovasi Pelayanan di Era Adaptasi Bar
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v7i2.647

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal khususnya saham. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi pasar modal terhadap minat mahasiswa berinvestasi saham pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana tingkat literasi keuangan mahasiswa semester IV jurusan Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau (STIE) dan apakah literasi pasar modal berpengaruh terhadap minat mahasiswa berinvestasi saham pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Bursa Efek Indonesia (BEI)?. Populasi adalah mahasiswa jurusan Manajemen yang duduk di semester IV Sekolah Tinggi Ekonomi Riau (STIE), sedangkan sampel diambil dari sebagian populasi yaitu 74 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif.
DAMPAK USAHA TABULAMPOT RUMAH TANGGA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA Asnahwati, Asnahwati
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 2 No. 2 (2019): Perilaku dalam Akuntansi: Arah Baru Pengembangan Ilmu dan Praktik
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.93 KB) | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v2i2.348

Abstract

Usaha Tabulampot bisa dijadikan sebagai usaha sampingan bagi wanita khususnya para ibu rumah tangga yang bermukim di perumahan sederhana. Lahan yang terbatas dan bahkan sempit yang ada di pekarangan rumah bisa dioptimalkan fungsinya dengan menanam berbagai jenis tanaman di dalam pot. Sistem ini dikenal dengan istilah Tabulampot (Tananaman Buah dalam Pot). Hasil dari tanaman ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan keluarga. Selain hasilnya bisa dijual, juga bisa dikonsumsi sendiri sehingga menghemat pengeluaran rumah tangga. Secara riil, penghematan ini dipandang sudah meningkatkan pendapatan keluarga. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah peningkatan hasil Tabulampot sehingga bisa juga meningkatkan pendapatan keluarga. Namun yang terjadi selama ini dari observasi yang telah penulis lakukan di sekitar perumahan sederhana tersebut, usaha Tabulampot ini betul-betul hanya dijadikan sebagai kegiatan sampingan yang tidak begitu diharapkan hasilnya. Terbukti dari tampilan Tabulampot dan hasil yang didapatkan tidak optimal. Padahal jika usaha ini betul-betul dikelola dengan baik maka akan bisa mendatangkan hasil yang optimal yang akan dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Penelitian ini dititik beratkan pada responden yang memiliki Tabulampot di Komplek Perumahan sederhana. Dalam penelitian ini diambil sampel 18 orang dari keseluruhan ibu rumah tangga yang memiliki Tabulampot yang ada di RT 0I RW 02 Perumahan Wisma Kualu Permai Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Riau. Setelah dilakukan penelitian diketahui bahwa usaha Tabulampot yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga hanya untuk kesenangan semata yang tidak begitu diharapkan hasilnya. Para ibu kurang melakukan pengelolaan keuangan yang baik terhadap usaha ini khususnya evaluasi hasil usaha sehingga diketahui bahwa dampak usaha ini terhadap peningkatan pendapatan keluarga masih kecil yaitu 16,7%.. Dari penelitian juga diketahui kendala yang paling utama dialami oleh ibu-ibu rumah tangga perumahan sederhanan ini adalah dalam hal perawatan dan pengelolaannya. Keywords: Pengelolaan, Pendapatan keluarga
PROSPEK BISNIS TANAMAN HIAS DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus pada Alhuda Bussiness Community Pekanbaru) Asnahwati, Asnahwati
Eko dan Bisnis: Riau Economic and Business Review Vol. 12 No. 3 (2021): Analisis SDM, Keputusan Pembelian, dan Kebijakan Keuangan di Era Pandemi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36975/jeb.v12i3.344

Abstract

In the midst of the Covid-19 pandemic that hit this country, the public was again shocked by the fever of ornamental plants that began to become epidemic. This time it was not only women who were infected with flower fever or ornamental plants but also Adam. People are getting tired of staying at home or working from home. Day by day the demand for ornamental plants is increasing. In addition to the old traders who were busy fulfilling market demand, impromptu ornamental plant traders began to appear. Many people are starting to switch to the ornamental plant business. As time goes by, the number of traders continues to grow. But lately the group of ornamental plant hunters began to appear less. Both in parks that sell ornamental plants and in markets in Pekanbaru. Turnover of farmers or ornamental plant traders began to decline. However, the number of ornamental plant traders who enter the market is not decreasing but even increasing. Therefore, this study was conducted to find out what the future prospects of this ornamental plant business will be during the Covid-19 Pandemic. The formulation of the problem from this research is how the business prospects of ornamental plants are seen from the perception of "Alhuda Business Community". The population in this study were all members of the "Alhuda Business Community" which amounted to 73 people and all of them were used as samples or respondents with census techniques. The data analysis method used in this research is descriptive qualitative. The results of the study found that: a) The ornamental plant business is a business opportunity that is quite promising in the future. b) Ornamental plants are able to green the yards of houses in urban areas and prevent air pollutionIn the midst of the Covid-19 pandemic that hit this country, the public was again shocked by the fever of ornamental plants that began to become epidemic. This time it was not only women who were infected with flower fever or ornamental plants but also Adam. People are getting tired of staying at home or working from home. Day by day the demand for ornamental plants is increasing. In addition to the old traders who were busy fulfilling market demand, impromptu ornamental plant traders began to appear. Many people are starting to switch to the ornamental plant business. As time goes by, the number of traders continues to grow. But lately the group of ornamental plant hunters began to appear less. Both in parks that sell ornamental plants and in markets in Pekanbaru. Turnover of farmers or ornamental plant traders began to decline. However, the number of ornamental plant traders who enter the market is not decreasing but even increasing. Therefore, this study was conducted to find out what the future prospects of this ornamental plant business will be during the Covid-19 Pandemic. The formulation of the problem from this research is how the business prospects of ornamental plants are seen from the perception of "Alhuda Business Community". The population in this study were all members of the "Alhuda Business Community" which amounted to 73 people and all of them were used as samples or respondents with census techniques. The data analysis method used in this research is descriptive qualitative. The results of the study found that: a) The ornamental plant business is a business opportunity that is quite promising in the future. b) Ornamental plants are able to green the yards of houses in urban areas and prevent air pollution