Tragedi Kanjuruhan, terjadi pada tahun 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang, menyebabkan ratusan kematian akibatkerumunan selama pertandingan sepak bola. Peristiwa ini memicu reaksi emosional yang kuat di kalangan masyarakatIndonesia, terutama di Twitter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan etnografi digitaluntuk menganalisis sentimen publik terkait tragedi ini menggunakan alat Brand24. Data dikumpulkan melaluiobservasi non-partisipan, pemantauan media sosial, dan dokumentasi konten terkait. Hasil analisis menunjukkanmayoritas opini publik di Twitter setelah tragedi ini bersifat negatif, mencerminkan kekecewaan, kemarahan, dankritik terhadap penanganan insiden oleh pihak terkait. Temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang responsmasyarakat dan dasar untuk meningkatkan manajemen keselamatan acara olahraga di masa depan. Kata Kunci-analisis sentimen, Brand24, Kanjuruhan, opini publik
Copyrights © 2024