Prevalensi Tinggi Depresi Post Partum: diperkirakan bahwa sekitar 50-70% ibu melahirkan menunjukkan gejala depresi postpartum. Meskipun beberapa gejala dapat hilang secara alami, adanya prevalensi tinggi menunjukkan pentingnya deteksi dini dan intervensi. Hasil survey pendahuluan di Puskesmas Limboto menunjukkan bahwa bidan tidak mengertahui atau menggunakan EPDS selama kunjungan ibu masa nifas. Hal ini menciptakan kesenjangan dalam upaya deteksi dini depresi postpartum. Metode yang digunakan adalah metode ceramah menggunakan powerpoint dan juga lembar EPDS. Adapun hasil temuan yang didapatkan yaitu adanya Keterbatasan Pengetahuan dan Penerapan EPDS di Puskesmas Limboto: berdasarkan temuan awal, terdapat keterbatasan pegetahuan dan penerapan EPDS oleh bidan di Puskesmas Limboto. Program sosialisasi dan penerapan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) oleh bidan di Puskesmas Limboto adalah sebuah langkah inovatif yang menghasilkan sejumlah pencapaian positif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan bidan tentang EPDS meningkat secara signifikan.
Copyrights © 2024