Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemeriksaan Tumbuh Kembang Anak Menggunakan Denver II di TKIT Lukmanul Hakim Limboto Kabupaten Gorontalo Rauf, Efri Leny; Umar, Siskwati; Putri, Tresan Eka; Nurdin, St Surya Indah; Hasan, Siti Amalia K.
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.3.2.79-82.2024

Abstract

Masa balita merupakan pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Pada usia ini otak anak akan dikenal dengan istilah masa emas. Golden Age merupakan masa yang sangat penting untuk kita memperhatikan tumbuh kembang anak secara cermat agar sedini mungkin dapat terdeteksi apabila terjadi kelainan atau gangguan. screening yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah perkembangan anak normal atau tidak adalah menggunakan Denver. Tujuan pengabdian masyarakat ini Untuk mengidentifikasi masalah tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan yakni skrining tumbuh kembang anak menggunakan Denver, hasil skrining didapatkan semua anak yang dilakukan skrining sesuai pertumbuhan dan perkembangan usianya. Kesimpulan pelaksanaan pengabdian ini sangat direspon baik oleh pihak sekolah dan diharapkan skring ini dapat dilakukan secara berkesinambungan.
Demonstrasi Pembuatan Cemilan Sehat Finger Snack Nugget Tahu Pada Balita di Poskesdes Tibawa Hiola, Fidyawati Aprianti A.; Zakaria, Fatmah; Melani, Nour Arriza Dwi; Rauf, Efri Leny; Nurdin, St. Surya Indah; Sondakh, Levana; Umar, Siskawati
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.3.2.83-89.2024

Abstract

Masa balita merupakan periode penting dalam tumbuh kembang anak, di mana asupan nutrisi yang cukup dan seimbang sangat diperlukan. Salah satu tantangan yang sering dihadapi orang tua adalah pemenuhan gizi melalui makanan ringan yang sehat dan menarik bagi balita. Demonstrasi pembuatan cemilan sehat berupa finger snack nugget tahu ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada orang tua dan pengasuh tentang alternatif camilan bergizi, mudah dibuat, serta disukai anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah demonstrasi langsung, di mana peserta diberikan pemaparan mengenai pentingnya pemilihan bahan makanan sehat, teknik pengolahan yang tepat, serta cara penyajian yang menarik. Nugget tahu dipilih karena mengandung protein nabati yang tinggi, mudah dikombinasikan dengan bahan lain seperti sayuran, serta memiliki tekstur yang sesuai untuk balita. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami pentingnya cemilan sehat dan memiliki keterampilan dalam membuat finger snack nugget tahu sendiri di rumah. Selain itu, anak-anak yang mencicipi hasil olahan ini menunjukkan respon positif terhadap rasa dan tekstur nugget tahu. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan orang tua dapat lebih kreatif dalam menyediakan makanan sehat bagi balita guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal.
Penyuluhan dan Edukasi Kesehatan Pentingnya Imunisasi Bagi Bayi dan Balita Rauf, Efri Leny; Adriani, Fitri; Melani, Nour Arriza Dwi; Katili, Dwi Nur Octaviani; Putri, Tresan Eka; Umar, Siskawati; Adam, Yusri; Hasan, Siti Amalia K.
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.4.1.8-13.2025

Abstract

Program imunisasi memiliki tujuan untuk menurunkan angka kejadian penyakit dan angka kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Pada saat ini penyakit-penyakit tersebut adalah disentri, tetanus, batu rejan (pertusis), cacar (measles), polio, dan tuberculosis. Imunisasi merupakan pencegahan primer terhadap penyakit infeksi yang paling efektif. Imunisasi melindungi individu dari penyakit yang serius dan mencegah penyebaran penyakit menular. Imunisasi adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan pemberantasan penyakit menular. Pemberian imunisasi pada bayi dan balita dapat meningkatkan imunitas. Berdasarkan hasil survey yang telah lakukan bahwa masih terdapat bayi dan balita di Desa Pentadio Barat Dusun 1 Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo yang tidak di imunisasi dasar lengkap yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap, serta adanya ketakutan ibu mengenai efek samping yang muncul setelah bayi dan balita di imunisasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan dampak negatif tidak melakukan imunisasi dasar lengkap. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 16 Juni Tahun 2025 di Rumah Warga Desa Pentadio Barat yang dihadiri oleh 35 orang. Hasil penyuluhan atau edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat Desa Pentadio barat tentang manfaat imunisasi dasar lengkap bagi bayi dan balita.
Sosialisasi dan Penerapan Edinburgh Postnatal Depresion Scale (EPDS) oleh Bidan dalam Upaya Deteksi Dini Depresi pada Ibu Post Partum di Puskesmas Limboto Rauf, Efri Leny; Hiola, Fidya Aprianti; Ningsih, Srimulya
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.3.1.22-26.2024

Abstract

Prevalensi Tinggi Depresi Post Partum: diperkirakan bahwa sekitar 50-70% ibu melahirkan menunjukkan gejala depresi postpartum. Meskipun beberapa gejala dapat hilang secara alami, adanya prevalensi tinggi menunjukkan pentingnya deteksi dini dan intervensi. Hasil survey pendahuluan di Puskesmas Limboto menunjukkan bahwa bidan tidak mengertahui atau menggunakan EPDS selama kunjungan ibu masa nifas. Hal ini menciptakan kesenjangan dalam upaya deteksi dini depresi postpartum. Metode yang digunakan adalah metode ceramah menggunakan powerpoint dan juga lembar EPDS. Adapun hasil temuan yang didapatkan yaitu adanya Keterbatasan Pengetahuan dan Penerapan EPDS di Puskesmas Limboto: berdasarkan temuan awal, terdapat keterbatasan pegetahuan dan penerapan EPDS oleh bidan di Puskesmas Limboto. Program sosialisasi dan penerapan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) oleh bidan di Puskesmas Limboto adalah sebuah langkah inovatif yang menghasilkan sejumlah pencapaian positif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan bidan tentang EPDS meningkat secara signifikan.
Pemberian Informasi dan Pelatihan Langsung Menggunakan Skor Latch Pada Ibu Nifas Rauf, Efri Leny; Mulyaningsih, Sri; Umar, Siskawati
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.3.1.15-21.2024

Abstract

Menyusui memiliki potensi untuk menyelamatkan nyawa neonatal, bayi, dan anak kecil serta mengurangi angka kesakitan dan kematian, Faktor yang menyebabkan kegagalan menyusui sering kali disebabkan oleh masalah pada payudara serta berbagai aspek terkait kondisi medis ibu dan bayi. untuk itu pentingnya Skor  LATCH untuk memprediksi keberhasilan ASI eksklusif. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan informasi dan pelatihan langsung menggunakan SKOR LATCH pada ibu nifas hari pertama. metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu pertama tahap persiapan dan perencanaan, kedua Pemberian Edukasi dan pelatihan kepada ibu nifas dan yang ketiga monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian ini didapatkan terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan dari 65% menjadi 88% dan tingkat kepuasan peserta dan sebesar 92% mengindikasikan bahwa program ini berhasil memberikan edukasi yang efektif dan bermanfaat. Kesimpulan dalam pengabdian ini pentingnya pendekatan personal dalam edukasi menyusui. sehingga dapat memberikan edukasi yang efektif dan bermanfaat bagi ibu nifas. dan saran dalam pengabdian ini diharapkan metode skor LATCH ini dapat diberikan untuk semua ibu nifas untuk memprediksi keberhasilan ASI eksklusif.
Faktor Yang Mempengaruhi Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Nurdin, St Surya Indah; Manjurungi, Gia Arista Putri; Umar, Siskawati; Ishak, Fifi; Mulyaningsih, Sri; Rauf, Efri Leny; Hiola, Fidyawati Aprianti A.; Ahmad, Zul Fikar
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 13, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.13.2.209-218.2024

Abstract

The use of contraceptives can reduce 32% of maternal mortality rates and 10% of child mortality rates in the world. This study aims to determine the influence of factors that influence the use of MKJP in the work area of the Suwawa Tengah Health Care. This study uses an analytical observational method with a cross-sectional approach. The sample used was a total sampling method of 28 respondents. Data collection using a questionnaire sheet and data analysis using chi-square test analysis with a significance level of 95% (α = 0.05). The age factor obtained a p value = 0.029 and statistical tests through a 95% IK value of 10.7. The parity factor obtained a p value = 0.046, OR = 7.125. The education factor obtained a p value = 0.046 OR = 8.000. The work factor obtained a p value = 0.078, OR = 8. The knowledge factor obtained a p value = 0.008, OR = 15.00. Husband support factor obtained p value = 0.023, OR = 8.000 and health worker support obtained p value = 0.023, OR = 8.00. The conclusion is that there is a relationship between age, parity, education, knowledge, husband support and health worker support with the use of MKJP. There is no relationship between work and the use of MKJP at the Suwawa Tengah Primary Health Care.
Effect of Prenatal Gentle Yoga on Low Back Pain Among Pregnant Women: A Quasi-Experimental Study Katili, Dwi Nur Octaviani; Laliyo, Sri Nur Ain; Yunus, Yuliandary; Rauf, Efri Leny
An Idea Health Journal Vol 5 No 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i02.536

Abstract

Introduction: Low back pain (LBP) during pregnancy can interfere with physical activity, sleep patterns, and quality of life. One safe and effective therapy to relieve it is prenatal gentle yoga. The purpose of this study was to determine the effect of prenatal gentle yoga on the level of LBP in pregnant women at Hulonthalangi Health Center. The research design used quasi-experiment with pretest-posttest control group. A total of 24 pregnant women were divided into two groups, those are intervention (prenatal gentle yoga) and control (educational leaflet). The prenatal gentle yoga intervention was carried out over four sessions, with a frequency of twice a week, and each session lasted for 30 to 45 minutes.Test results of independent t-test showed an average difference in pain of -2.83 points with a p-value of 0.000 (p<0.05), which means there was a significant decrease in pain in the intervention group. Around 83.3% respondents in the intervention group experienced a decrease in pain from moderate and severe pain to mild and no pain, while the control group only had 33.3%. This study shows that prenatal gentle yoga is significantly effective in reducing Low back pain (LBP) in pregnant women.
The Impact of Growth and Development Stimulation Education on Parental Competence in Detecting Developmental Milestones in Children Aged 0–5 Years Basalama, Nadia Firzanly; Katili, Dwi Nur Octaviani; Nurdin, St. Surya Indah; Rauf, Efri Leny
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i2.1575

Abstract

Developmental stimulation refers to a series of activities aimed at promoting optimal growth and development in children. One of the factors influencing the success of child growth and development is the knowledge and ability of parents to detect early signs of development.  This research aimed to determine the effect of developmental stimulation education on the early detection of developmental milestones in children aged 0-5 years. The research method was a pre-experimental design using a pretest-posttest one group design approach. The subjects included 73 samples, with 17 samples aged 0-12 months, 18 samples aged 12-36 months, and 38 samples aged 36-30 months. Early detection ability was measured before and after education using the KPSP questionnaire as a reference. The results indicated that in the 0-12 month age group, there was a significant increase in early detection ability after receiving education (p1 = 0.001, p < 0.05). In the 12-36 month age group, a significant improvement was also observed (p2 = 0.001, p < 0.05), while the 36-60 month age group showed an increase after education (p3 = 0.001, p < 0.05). this study concluded that there was a significant effect of developmental stimulation education on the early detection ability of parents for children aged 0-5 years.
Analysis of Factors Affecting the Incidence of Chronic Energy Deficiency (SEZ) in Pregnant Women Lestari, Taufika Putri; Mulyaningsih, Sri; Yunus, Yuliandary; Rauf, Efri Leny
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i2.1573

Abstract

Chronic Energy Deficiency (KEK) is a condition of long-term malnutrition experienced by pregnant women and has an impact on maternal health and fetal development. In Gorontalo Province, the incidence of SEZ is still quite high, especially in the Limboto Health Center area, there are 199 cases of pregnant women who experience SEZ Incidents. The purpose of this study is to analyze the factors that affect the incidence of Chronic Energy Deficiency (SEZ) in pregnant women at the Limboto Health Center. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional design. The sample totaled 288 pregnant women who were selected using purposive sampling techniques. Data was obtained through medical records and analyzed using the Chi-square test. The results showed that the variables of parity (p=0.000), anemia (p=0.000), and ejaculation (p=0.000) had a significant effect on the incidence of Chronic Energy Deficiency (KEK) in pregnant women. Meanwhile, age (p=0.070) and education (p=0.708) did not show a significant effect on the incidence of chronic energy deficiency (SEZ).  Parity, anemia, employment, affect SEZ, while age and education have no effect.
Deteksi Dini Depresi Postpartum: Rauf, Efri Leny; A Hiola, Fidywati Aprianti; Angriani, Fitri Dewi
Voice of Midwifery Vol 14 No 1 (2024): Voice of Midwifery
Publisher : Lembaga Penerbit dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/vom.v14i1.271

Abstract

Depresi postpartum merupakan salah satu komplikasi yang dapat membahayakan keselamatan ibu dan bayi. Di Indonesia, prevalensi depresi mencapai 6,1%, dengan dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan ibu dan anak. Deteksi dini oleh bidan menggunakan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dapat membantu mencegah depresi postpartum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dini depresi postpartum dengan menggunakan EPDS melalui survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah 41 ibu postnatal. Hasil menunjukkan bahwa 28 responden (68,3%) memiliki nilai EPDS 0-9 (normal), 6 responden (14,6%) memerlukan skrining ulang, dan 7 responden (17,1%) menunjukkan adanya depresi postpartum (nilai >10). Setelah skrining ulang, 33 responden (80,5%) tetap berada dalam nilai normal, sementara 8 responden (19,5%) teridentifikasi mengalami depresi postpartum. Simpulan dari penelitian ini adalah 17,1% ibu postnatal mengalami depresi postpartum, menekankan pentingnya peran bidan dalam deteksi dini dan penanganan depresi postpartum untuk meningkatkan kesejahteraan ibu setelah melahirkan.