Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan oleh, untuk, dan bersama masyarakat. Dalam mendukung transformasi sistem kesehatan, Kementerian Kesehatan mengembangkan Program Integrasi Layanan Primer (ILP), yaitu penguatan layanan kesehatan yang terintegrasi, komprehensif, dan berkelanjutan sepanjang siklus kehidupan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan instrumen berbasis lima kompetensi utama kader dari 25 keterampilan dasar dan fokus pada kesiapan kader dalam implementasi Program ILP sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan primer. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapan kader Posyandu terhadap pelaksanaan Program ILP di Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Penelitian merupakan studi kuantitatif dengan desain deskriptif cross-sectional, tanpa intervensi langsung. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan nilai rata-rata. Populasi berjumlah 60 kader aktif dimana dipilih 25 kader aktif sebagai sampel melalui teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kader berada dalam kategori “Siap” pada berbagai indikator keterampilan: 68% pada keterampilan bayi dan balita, 64% pada ibu hamil dan menyusui, 72% pada usia dewasa dan lansia, serta 60% pada usia sekolah dan remaja. Kesimpulannya secara keseluruhan, mayoritas kader menunjukkan tingkat kesiapan yang baik dalam melaksanakan tugas Posyandu.
Copyrights © 2025