Budidaya tanaman bit merah di dataran medium masih jarang dilakukan karena tidak sesuainya syarat tumbuh. Penggunaan pupuk N dan K diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman bit merah di dataram medium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pupuk N dan K serta mendapatkan dosis yang optimum terhadap pertumbuhan dan hasil bit merah. Penelitian dilakukan di lahan Jatimulyo, Kota Malang pada bulan Juni hingga September 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi yang terdiri dari 2 faktor yaitu dosis pupuk nitrogen yang terdiri dari N1 (50 kg ha-1), N2 (100 kg ha-1) dan N3 (200 kg ha-1) serta pupuk kalium yang terdiri dari K1 (50 kg ha-1), K2 (100 kg ha-1) dan K3 (200 kg ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi terhadap parameter bobot kering tanaman yaitu pada perlakuan dosis pupuk nitrogen sebesar 200 kg ha-1 dengan penambahan pupuk kalium sebesar 200 kg ha-1, pada volume umbi pada perlakuan dosis pupuk nitrogen sebesar 200 kg ha-1 dengan penambahan pupuk kalium sebesar 50 kg ha-1 dan 200 kg ha-1 serta pada betasianin total pada perlakuan dosis pupuk nitrogen sebesar 200 kg ha-1 dengan penambahan pupuk kalium sebesar 100 kg ha-1 dan 200 kg ha-1. Secara terpisah, nitrogen sebesar 200 kg ha-1 memberikan pengaruh nyata pada parameter panjang tanaman, luas daun, diameter dan volume umbi, bobot segar dan kering tanaman, bobot segar umbi per petak dan per hektar. Sedangkan secara terpisah kalium sebesar 200 kg ha-1 memberikan pengaruh nyata pada parameter luas daun, diameter umbi, volume umbi, bobot segar dan kering tanaman.
Copyrights © 2025