Salah satu elemen kunci yang mendukung industri pertanian Indonesia adalah curah hujan. Petani harus menggunakan prakiraan curah hujan yang akurat untuk memilih waktu terbaik dalam setahun dan jenis tanaman, terutama di daerah yang rawan perubahan iklim seperti Kabupaten Deli Serdang. Pendekatan Average-Based Fuzzy Time Series digunakan dalam penelitian ini untuk memperkirakan curah hujan. BMKG Kabupaten Deli Serdang menyediakan data sekunder, yang terdiri dari 68 titik data curah hujan bulanan dari Januari 2019 hingga Agustus 2024. Metode ini diawali dengan menentukan universalitas detail, membagi data ke dalam interval berdasarkan rata-rata selisih absolut, melakukan fuzzifikasi, membentuk hubungan logika fuzzy (Fuzzy Logical Relationship dan FLRG), serta menghasilkan prediksi curah hujan. Evaluasi hasil dilakukan menggunakan nilai RMSE dan MAE untuk mengukur tingkat akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini mampu memberikan prediksi yang cukup baik terhadap data curah hujan yang bersifat fluktuatif. Dengan demikian, metode Fuzzy Time Series Berbasis Rata-rata dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam memprediksi data iklim seperti curah hujan.
Copyrights © 2025