Perkuatan struktur sering kali diperlukan pada bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa, memiliki kualitas konstruksi yang buruk, mengalami perubahan fungsi, atau penurunan mutu material, khususnya beton. Penelitian ini difokuskan pada perkuatan struktur gedung Rumah Susun Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Misi di Nias Barat. Dua metode perkuatan yang banyak digunakan karena kemudahan pelaksanaannya adalah concrete jacketing dan fiber reinforced polymer (FRP). Dalam studi ini, dilakukan analisis terhadap kapasitas struktur yang mengalami penurunan mutu beton, dengan menerapkan perkuatan concrete jacketing pada elemen kolom dan FRP pada elemen balok. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur eksisting mengalami simpangan melebihi batas izin serta memiliki kapasitas kolom dan balok yang tidak mencukupi untuk menahan beban yang bekerja. Setelah dilakukan perkuatan, terjadi peningkatan kapasitas struktur, terutama pada gaya geser dasar. Selain itu, perkuatan juga mampu mereduksi simpangan dan meningkatkan kapasitas aksial dan momen lentur struktur secara signifikan.
Copyrights © 2025