Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kegiatan seni tari dapat membantu membangun kecerdasan emosional pada anak usia dini. Penelitian dilakukan di TK Rosella Baru Lumajang dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk penerapan kecerdasan emosional dalam kegiatan seni tari pada anak antara lain: 1) kesadaran diri anak terhadap perasaan sendiri; 2) pengelolaan emosi agar tetap fokus dan percaya diri; 3) motivasi yang didapat dari pujian dan semangat guru; 4) empati terhadap perasaan orang lain; dan 5) keterampilan sosial dalam berkomunikasi, bersosialisasi, serta bekerja sama dalam kelompok tari. Temuan ini mengindikasikan bahwa seni tari dapat menjadi salah satu sarana dalam membangun kecerdasan emosional anak. Penelitian ini memberikan saran kepada sekolah untuk menerapkan kegiatan seni yang lain dengan memanfaatkan perkembangan teknologi sehingga bisa menumbuhkan kecerdasan pada anak.
Copyrights © 2025