Media yang digunakan untuk mengenalkan bilangan pada anak usia diniĀ belum variatif, masih terbatas pada memberikan pengetahuan lambang bilangan, belum berdampak pada keterampilan dalam menggunakannya pada kehidupan sehari-hari sehingga kurang bermakna. Penelitian ini bertujuan mengembangkan KALPIN (Kalender Pintar) sebagai media yang digunakan dalam pembelajaran mengenal lambang bilangan pada anak usia 4-6 tahun di Pacet Kabupaten Bandung pada bulan Desember 2024 sampai Februari 2025. Media ini mengenalkan lambang bilangan dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti tanggal dan tahun, serta membantu anak memahami konsep waktu melalui angka secara lebih bermakna. Pendekatan model ADDIE digunakan dalam penelitian ini, mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, dan implementasi pada skala terbatas. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi meliputi instrumen wawancara kepala sekolah dan guru serta instrumen observasi pembelajaran. Analisis data menggunakan skala likert dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media KALPIN (Kalender Pintar) berdasarkan validasi ahli materi mendapat skor 87%, ahli media memperoleh skor 86% dan praktisiĀ skor 97% berada pada kategori sangat layak. Pada saat implementasi terbatas hasil observasi pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 83% dengan kategori baik dan hasil respon guru 96% pada kategori sangat baik sehingga dapat disimpulkan media KALPIN dapat digunakan sebagai media belajar dalam mengenalkan lambang bilangan pada anak usia 4-6 tahun di Pacet Kabupaten Bandung
Copyrights © 2025