Di era digital, komunikasi guru-siswa yang efektif telah menjadi vital untuk membina ikatan emosional dan meningkatkan pemahaman dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Tinjauan pustaka ini meneliti publikasi dari tahun 2018 hingga 2025, dengan fokus pada tiga tema: (1) strategi komunikasi yang efektif (verbal, nonverbal, dan digital), (2) pembentukan ikatan emosional melalui kepercayaan, empati, dan motivasi, dan (3) dampak pada pemahaman PAI dalam kerangka pembelajaran campuran. Studi menyoroti bahwa platform digital interaktif—seperti WhatsApp, LMS, dan alat multimedia—dikombinasikan dengan komunikasi guru yang empatik dan relasional, secara signifikan memperkuat ikatan dan meningkatkan retensi dan pemahaman siswa. Pembelajaran campuran lebih lanjut meningkatkan hubungan ini dengan menumbuhkan rasa kebersamaan yang kuat, memperkaya keterlibatan siswa, dan mempromosikan pembelajaran yang lebih mendalam. Temuan ini mendukung model konseptual: komunikasi yang efektif → ikatan emosional → peningkatan motivasi & keterlibatan → pemahaman PAI yang lebih dalam. Studi ini menggarisbawahi perlunya pengembangan keterampilan komunikasi digital dan empatik guru serta menyerukan dukungan kelembagaan melalui infrastruktur dan pelatihan. Wawasannya menawarkan panduan untuk validasi empiris model ini di masa mendatang dan menyoroti manfaat pedagogi digital-humanistik dalam pendidikan Islam.
Copyrights © 2025