Penelitian ini mengkaji integrasi pendekatan psikologi modern dan perspektif Islam dalam penanganan Obsessive-Compulsive Disorder (OCD). Melalui studi kepustakaan dengan analisis konten interpretative-comparative, penelitian ini menggali konsep OCD dalam psikologi dan konsep was-was dalam Islam, serta mengidentifikasi titik temu keduanya untuk pengembangan metode penanganan yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OCD memiliki manifestasi neurobiologis yang kompleks dan dapat ditangani efektif melalui kombinasi Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan farmakoterapi. Dalam perspektif Islam, kondisi serupa dikenal sebagai was-was yang dijelaskan dalam Al-Quran, hadis, dan literatur klasik Islam. Integrasi kedua pendekatan menghasilkan model pencegahan dan pengobatan yang lebih holistik, dengan tingkat keberhasilan mencapai 85% dibandingkan pendekatan terpisah (CBT 70%, terapi spiritual 65%). Implementasi hukum Islam dalam penanganan OCD menekankan fleksibilitas syariat berdasarkan kaidah “al-masyaqqah tajlib at-taysir” dan memperbolehkan penggunaan intervensi medis modern selama sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model terapi yang mengintegrasikan pendekatan psikologi modern dengan nilai-nilai spiritual Islam untuk penanganan OCD yang lebih efektif.
Copyrights © 2025