Kebutuhan rumah tangga akan Minyak, gas LPG, dan bensin sangat penting untuk aktivitas sehari-hari. Hal ini membuka peluang bisnis bagi retailer dalam menyediakan produk-produk tersebut, seperti Toko Shokifatin. Namun, penjualan di toko ini bersifat fluktuatif, kadang tinggi dalam satu hari dan bisa juga tidak ada penjualan sama sekali di hari lain. Ketidakpastian ini menyulitkan pengelola toko untuk menentukan waktu dan jumlah restok yang tepat. Penelitian ini bertujuan membandingkan dua metode peramalan penjualan, yakni metode Monte Carlo dan metode Single Moving Average. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data penjualan Toko Shokifatin sebagai bahan analisis. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kedua metode mampu melakukan peramalan dengan baik. berdasarkan nilai Error(Tingkat kesalahan) Dengan demikian, metode Single Moving Average direkomendasikan sebagai pendekatan peramalan yang lebih akurat untuk mendukung pengelolaan stok di Toko Shokifatin.
Copyrights © 2025