Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran LAPS-Heuristik berbantuan edutainment lebih baik daripada siswa yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMP Swasta Imelda Medan T.A 2023/2024. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan VII-D sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas eksperimen menunjukkan perubahan yang signifikan dengan nilai rata-rata pretest di 39,60 dan posttest 81,97. Hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas kontrol menunjukkan perubahan yang signifikan dengan nilai rata-rata pretest di 39,37 dan posttest 71,37. Analisis data menggunakan uji t menunjukkan bahwa siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran LAPS-Heuristik berbantuan edutainment lebih baik daripada siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi artimatika sosial.Kata kunci : Model Pembelajaran, LAPS-Heuristik, Edutainment, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
Copyrights © 2025