Sampah menjadi momok utama di Pulau Parang, Karimunjawa. Kesadaran masyarakat yang minim akan memilah sampah yang dapat mengakibatkan kerusakan lingkingan dan kesehatan. Dibutuhkan media yang menarik untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilah sampah. Program pengabdian masyarakat yang diadakan oleh Indonesia Youth Movement menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya memilah sampah melalui pengaplikasian game edukasi sederhana yang menarik sebagai media pencerdasan. Tahapan pengadian diawali dengan need assessment yang dilakukan oleh Indonesia Youth Movement selaku penyedia program. Lalu, pencarian solusi atas permasalahan dan dilanjutkan pengembangan game edukasi yang dirancang mudah dipahami dan menyenangkan. Implementasi game edukasi memberi dampak positif kepada masyarakat. Khususnya, anak-anak dan remaja sangat antusias dengan konsep game edukasi untuk belajar pentingnya memilah sampah antara organik, anorganik, atau B3 dalam rangka menjaga alam dan ekosistem lingkungan.
Copyrights © 2025