Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ilmu kedokteran forensik dalam mengungkapkan sebab-sebab kematian korban dalam tindak pidana pembunuhan, serta tantangan yang dihadapi oleh tenaga medis forensik dalam proses pembuktian. Ilmu kedokteran forensik memiliki peran penting dalam menentukan penyebab kematian melalui pemeriksaan tubuh korban, identifikasi luka, deteksi racun, dan penentuan waktu kematian. Namun, dalam praktiknya, tenaga medis forensik menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan waktu, fasilitas, masalah etik, dan kompleksitas kasus. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menggali sumber hukum yang relevan serta mengidentifikasi tantangan-tantangan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan koordinasi antar pihak terkait, pemenuhan fasilitas yang memadai, dan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga medis forensik merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pembuktian dalam kasus pembunuhan.
Copyrights © 2025