Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) merupakan jantung dari proses pendidikan formal yang berperan penting dalam pengembangan kemampuan dan karakter siswa. Namun, di daerah pesisir seperti SDN Sidamukti 2, pelaksanaan KBM masih cenderung bersifat konvensional dan kurang mengakomodasi pengembangan kreativitas siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan kepada guru dan siswa melalui pendekatan kolaboratif berbasis pengamatan kelas, wawancara, praktik mengajar, serta pengenalan media pembelajaran kreatif seperti papan flanel, kartu cerita, dan permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif dan semangat belajar siswa, serta keterbukaan guru terhadap metode pembelajaran inovatif. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pendampingan yang kolaboratif dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di wilayah marginal.
Copyrights © 2025