Penelitian ini mengkaji dampak affiliate marketing, celebrity endorser, dan social media marketing terhadap impulse buying pengguna TikTok, khususnya mahasiswa Manajemen Universitas Nusantara PGRI Kediri. Metode kuantitatif asosiatif digunakan dengan teknik purposive sampling pada 40 responden. Data dianalisis melalui uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan uji hipotesis menggunakan SPSS 25. Hasil uji t menunjukkan bahwa affiliate marketing dan social media marketing berpengaruh signifikan, sedangkan celebrity endorser tidak. Namun, uji simultan membuktikan ketiganya berpengaruh signifikan terhadap impulse buying. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis gabungan ketiga strategi pemasaran digital di TikTok, yang masing jarang diteliti sebelumnya, khususnya pada mahasiswa.
Copyrights © 2025