Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tentang bagaimana strategi viral marketing, celebrity endorse dan fear of missing out (FOMO) di kalangan mahasiswa dapat mendorong keputusan pembelian pada produk skincare Skintific. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa program studi Manajemen Universitas Nusantara PGRI Kediri sebagai responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan rumus Sugiyono 2019 dimana jumlah varaibel dikalikan dengan 10 sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 responden sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner diolah menggunakan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel viral marketing, celebrity endorse dan fear of missing out (FOMO) secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada produk skincare Skintific. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi ketiga variabel pemasaran digital tersebut dalam satu model untuk menguji perilaku pembelian generasi muda terhadap produk skincare.
Copyrights © 2025