Penelitian ini menganalisis strategi pemasaran UMKM makanan tradisional “Jenang Kawah Bu Umi” dalam menghadapi tantangan modernisasi. Metode yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif dengan pemilihan informan melalui pendekatan 5R (Relevance, Representative, Reliable, Realistic, Robust), serta uji validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan bahwa strategi pemasaran masih tradisional seperti promosi dari mulut ke mulut dan partisipasi bazar, namun belum optimal dalam pemanfaatan media digital. Analisis IFAS dan EFAS menunjukkan kekuatan pada kualitas produk dan loyalitas pelanggan (skor 3,20 dan 3,55), sementara kelemahan terletak pada kapasitas produksi serta minimnya promosi digital (skor 2,50 dan 2,30). Posisi SWOT berada di Kuadran I yang merekomendasikan strategi agresif. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan SWOT dengan metode 5R dalam konteks UMKM tradisional di era digital. Rekomendasi mencakup integrasi digital marketing, peningkatan kapasitas produksi, dan pelibatan generasi muda dalam manajemen usaha.
Copyrights © 2025