Produsen memiliki tantangan utama untuk membangun brand yang melekat pada benak konsumennya. Demografi penduduk yang saat ini di dominasi oleh Generasi Z khususnya di Indonesia menjadi pertimbangan dalam proses branding. Perubahan branding yang dilakukan oleh brand Janji Jiwa dilakukan melalui penyampaian pengalaman baru untuk menikmati produk Janji Jiwa dan hal tersebut juga membantu untuk membangun aset brand tersebut atau brand equity. Brand equity merupakan seperangkat nilai yang melekat pada suatu brand dan dapat meningkat maupun berkurang seiring waktu. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki rebranding yang dilakukan oleh Janji Jiwa dengan menggunakan dimensi-dimensi brand equity. Penelitian ini mengadaptasi pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatif. Sumber data diperoleh dari sumber primer dan sekunder melalui penyebaran kuesioner dan studi kepustakaan. Populasi penelitian ini terdiri dari mahasiswa Unsika, dan sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif untuk mengidentifikasi korelasi antara variabel dependen (X) dan variabel independen (Y).
Copyrights © 2025