Megasains
Vol 7 No 2 (2016): Megasains Vol. 7 No. 2 Tahun 2016

Studi Variasi Spasial Parameter Seismotektonik Untuk Mengetahui Kondisi Stress Lokal Tektonik dan Tingkat Keaktifan Kegempaan Di Wilayah Sumatera Barat dan Sekitarnya

Raharjo, Furqon Dawam (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2016

Abstract

Variasi spasial parameter seismotektonik. a dan b value dapat menggambarkan kondisi stress tektonik dan tingkat keaktifan seimik disuatu wilayah. a dan b value merupakan tingkat aktivitas seismik dan karakterisitik seismotektonik di suatu wilayah. a value yang rendah mencerminkan tingkat keaktifan kegempaan yang rendah dan sebaliknya pada a value yang tinggi, sedangkan b value yang rendah dapat menggambarkan kondisi stress lokal tektonik yang tinggi dan sebalikanya pada b value tinggi. Pada studi ini, menggunakan katalog dari BMKG dan NEIC/USGS periode observasi 1 januari 1973 – 31 desember 2010 dengan batas koordinat 2 LU – 4 LS dan 94 BT – 104 BT meliputi wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya. Untuk menentukan variasi spasial parameter seismotektonik menggunakan software ZMAP (Wiemer and Wyss, 2002). Dari analisis didapatkan variasi spasial b-value berkisar 0.6 – 2.0 dan nilai a- value berkisar 4 – 11. Kondisi stress lokal yang tinggi (low b-value) teramati disekitar Kep.Mentawai, pulau Nias bagian selatan dan disepanjang bukit barisan Sumatera Barat dan kondisi stress lokal yang rendah (high b- value) teramati dibagian barat-barat laut pulau Nias dan disepanjang bukit barisan Sumatera bagian utara. Sedangkan tingkat keaktifan kegempaan yang rendah terjadi di kep.Mentawai dan tingkat keaktifan kegempaan yang tinggi terjadi di barat-barat laut pulau Nias dan disepanjang bukit barisan Sumatera bagian utara

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

megasains

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Buletin MEGASAINS diterbitkan oleh Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototobang sebagai media apresiasi Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang bersumber dari kegiatan penelitian berbasis ilmu-ilmu meteorologi, klimatologi, kualitas udara, dan geofisika (MKKuG), serta ...