Penggerek Batang Padi Kuning (PBK) merupakan salah satu hama utama pada tanaman padi yang memiliki intensitas serangan cukup tinggi pada areal sentra produksi padi, khususnya di wilayah Jawa Barat. Iklim merupakan salah satu faktor eksternal lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap pola dinamika populasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi iklim melalui simulasi model DYMEX dalam rangka mengurangi tingkat resiko kehilangan hasil produksi padi oleh serangan hama PBK di wilayah Indramayu, Jawa Barat. Pendugaan resiko kehilangan hasil dapat diprediksi dari hasil pemodelan dinamika populasi hama PBK dengan membutuhkan input paramater iklim dan suhu ambang bawah perkembangan (To) untuk menggambarkan siklus hidup PBK dari tahap telur, larva, pupa hingga dewasa (imago). Uji kalibrasi dan validasi model menunjukkan adanya nilai koefisien determinasi (R2) antara hasil prediksi model dan observasi pada wilayah kajian yang baik sehingga dapat menggambarkan perkembangan, mortalitas, transfer individu dari satu tahap ke tahap kehidupan selanjutnya serta fekunditas dan reproduksi PBK. Informasi iklim yang dapat diberikan dari data keluaran model menunjukkan perkembangan fase imago akan lebih cepat bereproduksi pada kondisi suhu tinggi dan rendahnya intensitas curah hujan sehingga dapat memicu laju perkembangan larva yang dapat merusak tanaman padi pada berbagai stadia. Dengan demikian, potensi kehilangan hasil padi dapat diduga dengan baik melalui pemodelan dinamika populasi PBK
Copyrights © 2016