Human papilloma virus (HPV) merupakan faktor risiko utama kanker serviks menempati urutan ke-4 kanker tersering pada wanita dengan perkiraan lebih dari 500 ribu wanita terdiagnosis setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode komunikasi terhadap pengetahuan ibu di SDN Jelambar baru 01 Pagi Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan quasi-eksperiment melalui pendekatan kuantitatif dengan metode komunikasi sebagai variabel independen dan pengetahuan ibu sebagai variabel dependen. Populasi penelitian ini, ibu yang memiliki anak perempuan usia 9-13 tahun dengan menggunakan cluster random sampling didapatkan 30 responden yang terbagi dalam tiga kelompok yaitu linear, interaksional dan transaksional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pretest-posttest. Analisis data menggunakan uji T-dependent dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan intervensi komunikasi linear, interaksional dan transaksional terhadap pengetahuan ibu tentang vaksinasi HPV terhadap anak dengan nilai p-value yang sama pada masing-masing kelompok intervensi yaitu 0,000 < 0,05. Analisis multivariat menunjukkan nilai mean rank tertinggi 23.90 pada kelompok komunikasi transaksional. Tenaga kesehatan dapat menggunakan komunikasi transaksional untuk meningkatkan pengetahuan tentang vaksin HPV sehingga berdampak sebagai upaya pencegahan dan penurunan angka kasus kanker serviks.
Copyrights © 2025