Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sistem Informasi Pusat Pengaduan Pelayanan Masyarakat Menggunakan Work System Framework Yulifda Elin Yuspita; Rezeki, Muhammad
Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Vol. 1 No. 3 (2022): September : JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.461 KB) | DOI: 10.55606/jtmei.v1i3.451

Abstract

Public service or community service is defined as the provision of services to people who have an interest. The Center for Conservation and Natural Resources is an agency that is engaged in the field of conservation and natural resources which is responsible for supervising the captive efforts and maintenance of protected plants and animals by individuals, companies and institutions. The community is the main source of information for this agency in terms of monitoring the use of natural resources in their environment, but it is the community themselves who rarely provide information because the community must report directly and it takes time and money to report. One alternative that can be done to provide good service is to build an information system application for communication media with the Work System Framework approach. Work System Framework is a system where humans or machines participate in running business processes using information, technology and resources, in conducting analysis and design modeling is carried out with the Unified modeling language. Pelayanan publik atau layanan masyarakat diartikan sebagai pemberian layanan kepada masyarakat yang mempunyai kepentingan. Balai Konservasi Dan Sumber Daya Alam adalah sebuah Instansi yang bergelut di bidang konservasi dan sumber daya alam yang bertanggung jawab mengawasi upaya-upaya penangkaran dan pemeliharaan tumbuhan dan satwa dilindungi oleh perorangan, perusahaan dan lembaga. Masyarakat merupakan sumber informasi utama bagi instansi ini dalam hal pemantauan terhadap pemanfaatan sumberdaya alam di lingkugannya, tetapi justru masyarakat sendiri yang jarang memberikan informasi dikaranakan masyarakat harus melakukan pelaporan secara langsung dan membutuhkan waktu dan biaya untuk melakukan pelaporan. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk memberikan pelayanan yang baik adalah dengan membagun aplikasi sistem informasi untuk media komunikasi dengan pendekatan Work System Framework. Work System Framework adalah sebuah sistem dimana manusia atau mesin berpartisipasi menjalankan proses bisnis dengan menggunakan informasi, teknologi dan sumber daya, dalam melakukan analisa dan perancangan dilakukan kan pemodelan dengan Unified modeling language.
PENERAPAN ALGORITMA KLASIFIKASI UNTUK PREDIKSI TINGKAT KELULUSAN MAHASISWA MENGGUNAKAN RAPPIDMINER Yuspita, Yulifda Elin; Okra, Riri; Rezeki, Muhammad
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 6, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v6i1.6169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kelulusan mahasiswa secara tepat waktu pada Program Studi PTIK di UIN Bukittinggi. Dalam melakukan prediksi tingkat kelulusan mahasiswa terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi tepat waktu. Penelitian ini menerapkan metode klasifikasi guna memprediksi kelulusan mahasiswa dengan menggunakan alat bantu RapidMiner. Dataset yang digunakan adalah data mahasiswa, yang diambil dari sistem e-campus UIN Bukittinggi. Sebanyak 164 data mahasiswa angkatan 2019 digunakan sebagai sampel untuk membangun model prediksi. Data dianalisis dan diproses melalui tahapan integrasi, pembersihan data, penanganan missing values,  serta  normalisasi. Model  klasifikasi  Decision Tree    dan  Random Forest  digunakan untuk memprediksi kelulusan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dengan akurasi 92,92% mampu memprediksi status kelulusan mahasiswa secara efektif. Confusion Matrix menunjukkan model memiliki performa yang baik dalam memprediksi kelas “Lulus” dan “Tidak Lulus” dengan kesalahan minimum. Model ini diharapkan dapat digunakan sebagai alat bantu bagi pihak kampus dalam melakukan deteksi dini mahasiswa yang berpotensi tidak lulus tepat waktu sehingga dapat dilakukan intervensi yang sesuai.Kata Kunci: Klasifikasi, Decicion Tree, Random ForestAbstract This study aims to identify factors that affect the timely graduation rate of students in the PTIK Study Program at UIN Bukittinggi. In predicting student graduation rates, there are various factors that influence the success of students in completing their studies on time. This research applies the classification method to predict student graduation using RapidMiner tools. The dataset used is student data, which is taken from the e-campus system of UIN Bukittinggi. A total of 164 2019 student data were used as samples to build a prediction model. The data is analyzed and processed through the stages of integration, data cleaning, handling missing values, and normalization. Decision Tree  and Random Forest classification models are used to predict student graduation. The results showed that the model with an accuracy of 92.92% was able to predict student graduation status effectively. Confusion Matrix shows that the model has good performance in predicting the “Pass” and “Not Pass” classes with minimum error. This model is expected to be used as a tool for the campus in conducting early detection of students who have the potential not to graduate on time so that appropriate interventions can be made.Keywords: Classification, Decision Tree , Random Forest
Intervensi Metode Komunikasi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Vaksin HPV pada Anak di Jakarta Barat Rezeki, Muhammad
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16466

Abstract

Human papilloma virus (HPV) merupakan faktor risiko utama kanker serviks menempati urutan ke-4 kanker tersering pada wanita dengan perkiraan lebih dari 500 ribu wanita terdiagnosis setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan metode komunikasi terhadap pengetahuan ibu di SDN Jelambar baru 01 Pagi Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan quasi-eksperiment melalui pendekatan kuantitatif dengan metode komunikasi sebagai variabel independen dan pengetahuan ibu sebagai variabel dependen. Populasi penelitian ini, ibu yang memiliki anak perempuan usia 9-13 tahun dengan menggunakan cluster random sampling didapatkan 30 responden yang terbagi dalam tiga kelompok yaitu linear, interaksional dan transaksional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pretest-posttest. Analisis data menggunakan uji T-dependent dan Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan intervensi komunikasi linear, interaksional dan transaksional terhadap pengetahuan ibu tentang vaksinasi HPV terhadap anak dengan nilai p-value yang sama pada masing-masing kelompok intervensi yaitu 0,000 < 0,05. Analisis multivariat menunjukkan nilai mean rank tertinggi 23.90 pada kelompok komunikasi transaksional. Tenaga kesehatan dapat menggunakan komunikasi transaksional untuk meningkatkan pengetahuan tentang vaksin HPV sehingga berdampak sebagai upaya pencegahan dan penurunan angka kasus kanker serviks.
Application of the Fuzzy Sugeno Method in a Decision Support System for Teacher Performance Assessment Rezeki, Muhammad; Putra, Nursaka
Knowbase : International Journal of Knowledge in Database Vol. 1 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/ijokid.v1i2.5043

Abstract

The teacher is a professional educator who has essential duties, functions, and roles in the nation's intellectual life. In order for the functions and duties attached to the functional positions of teachers to be carried out following applicable regulations, it is necessary to assess teacher performance which ensures a quality learning process at all levels of education. Currently, teacher performance evaluation uses a manual assessment system, which causes the evaluation process to be relatively long. For this reason, a decision support system is needed that can take into account all the criteria that support decision making in order to assist, speed up and simplify the decision-making process. In determining teacher performance assessment, the method used is Fuzzy Takagi-Sugeno Kang (Fuzzy Sugeno). This method was chosen because the Fuzzy Sugeno method is a decision support model where the main input uses the basic concept of finding the weighted summation. The Fuzzy Sugeno method for assessing teacher performance uses three stages: the Fuzzification Stage, the Implication Function Stage, and the Defuzzification Stage. The level of validity with Sugeno's Fuzzy Inference Systems (FIS) method for assessing teacher performance is very good.