ABSTRACT Manajemen keuangan pribadi merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari, namun masih banyak individu yang mengalami kesulitan akibat kurangnya kesadaran dan keteraturan dalam mencatat pengeluaran. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka aplikasi pencatat pengeluaran keuangan pribadi berbasis Android dengan pendekatan Design Thinking untuk menghasilkan solusi yang berfokus pada kebutuhan dan pengalaman pengguna. Metode Design Thinking diterapkan dalam lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Data dikumpulkan melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada 15 responden dari berbagai latar belakang. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi kebiasaan lupa mencatat transaksi, tampilan aplikasi yang tidak intuitif, serta ketiadaan fitur pengingat. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan solusi berupa antarmuka yang minimalis, navigasi berbasis ikon, fitur pengingat, dan visualisasi laporan keuangan dalam bentuk diagram. Prototipe antarmuka dibuat menggunakan Figma dan diuji menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 88,2, menandakan bahwa antarmuka aplikasi dinilai baik dari segi kegunaan, kenyamanan, dan kepuasan pengguna. Dengan demikian, pengembangan aplikasi ini berhasil memenuhi harapan pengguna tanpa perlu dilakukan perbaikan ulang, Aplikasi ini juga memiliki potensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mencatat dan mengelola keuangan pribadi secara digital.
Copyrights © 2025