Latar Belakang: Emergence agitation (EA) adalah kondisi kebingungan dan kegelisahan akut pada fase pemulihan pasca anestesi yang ditandai dengan respon motorik yang berlebihan tanpa tujuan dan sering kali tidak disertai kesadaran penuh.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian emergence agitation pada pasien pasca bedah otolaryngology dengan general anestesi di recovery room RSU Siaga Medika Purbalingga. Metode Penelitian ini menerapkan pendekatan non-eksperimental dengan rancangan potong lintang (cross sectional). Sampel dipilih menggunakan teknik accidental sampling, melibatkan 32 responden yang merupakan pasien pasca operasi otolaringologi dengan anestesi umum. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat. Hasil: Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh sejumlah 11 responden (31.4%) mengalami kejadian EA. Hasil Sebanyak 7 responden (21.9%) dengan rentang usia 1–5 tahun mengalami EA. yang mengalami EA, berdasarkan jenis kelamin laki-laki sejumlah 7 responden (21.9%) yang mengalami EA, berdasarkan jenis pembedahan otolaryngology pembedahan faryngology/laryngology sejumlah 9 responden (28.1%), berdasarkan teknik anestesi keseluruhan 32 responden diberikan anestesi dengan teknik balanced anesthesia. Kesimpulan: kejadian EA lebih sering terjadi pada anak laki-laki usia pra sekolah yang menjalani pembedahan Otolaryngology.
Copyrights © 2025