Kecemasan matematika merupakan faktor yang sering kali menjadi penghambat dalam memahami konsep dasar statistika, peluang, dan aplikasi statistika, yang esensial bagi mahasiswa dalam menganalisis data penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan matematika pada mahasiswa, khususnya dalam konteks pembelajaran mata kuliah statistika di program studi Psikologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian sebanyak 40 mahasiswa semester I program studi Psikologi di Universitas Tjut Nyak Dhien Medan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kecemasan matematika yang diadaptasi dari Mathematics Anxiety Rating Scale (MARS), wawancara semi-terstruktur dengan 13 mahasiswa yang memiliki tingkat kecemasan tinggi, dan dokumentasi hasil belajar. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (70%) mengalami kecemasan matematika pada tingkat sedang hingga tinggi, yang dipengaruhi oleh persepsi mereka terhadap kesulitan matematika, pengalaman belajar sebelumnya, dan kurangnya keterkaitan langsung antara konsep statistika dengan bidang Psikologi. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan pembelajaran kontekstual yang lebih aplikatif, penggunaan teknologi pendukung, serta pemberian bimbingan tambahan untuk membantu mahasiswa mengatasi kecemasan matematika. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi dosen dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan mendukung keterlibatan mahasiswa memahami statistika secara holistik.
Copyrights © 2025