Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Sukoharjo, dengan peningkatan kasus dan kematian setiap tahunnya. Peran apoteker dalam edukasi masyarakat sangat penting untuk mencegah dan menangani gejala awal DBD. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan penanganan awal DBD melalui edukasi berbasis komunitas. Metode: Kegiatan dilakukan di Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Blimbing, Sukoharjo, menggunakan pre-test dan post-test dengan enam domain pertanyaan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada seluruh domain pengetahuan, terutama dalam aspek terapi dan penyimpanan obat (p < 0,05). Kesimpulan: Edukasi berbasis komunitas terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terhadap DBD dan memperkuat peran apoteker dalam upaya promotif dan preventif.
Copyrights © 2025