Studi ini didasarkan pada asumsi bahwa lingkungan keluarga dan sekolah memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter anak, khususnya pada masa usia emas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi untuk menganalisis hubungan antara variabel independen (disiplin orang tua dan keterlibatan guru) dan variabel dependen (perkembangan religius dan moral anak). Data dikumpulkan melalui angket yang diisi oleh orang tua dan guru, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengidentifikasi kontribusi masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara disiplin orang tua serta keterlibatan guru dengan perkembangan religius dan moral anak. Disiplin orang tua memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk perilaku religius dan moral, sementara keterlibatan guru juga terbukti memperkuat nilai-nilai tersebut melalui interaksi edukatif di lingkungan sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara peran keluarga dan institusi pendidikan sangat penting dalam pembentukan karakter religius dan moral anak usia dini.
Copyrights © 2025