Permasalahan yang sering terjadi dalam berinteraksi sosial adalah fenomena pluralis, dimana perbedaan agama dan etnis dapat menimbulkan berbagai problematika, seperti intoleransi, diskriminasi dan streotipe yang dapat memicu timbulnya konflik antarkelompok masyarakat pluralis. Tujuan penelitian ini, yakni 1) Mengetahui sejarah zaman keemasan (Golden Age) Dinasti Abbasiyah; 2) Mengetahui proses interaksi sosial pada tujuan dan metode pendidikan Dinasti Abbasiyah dan; 3) Mengetahui proses interaksi sosial pada lembaga-lembaga pendidikan Dinasti Abbasiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis konten yang berusaha membuat kesimpulan yang objektif dari beberapa literatur yang terkait dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa era keemasan (Golden age) Dinasti Abbasiyah dilatarbelakangi oleh proses interaksi sosial yang terjadi pada metode dan lembaga-lembaga pendidikan dalam mewujudkan tujuan pendidikan Dinasti Abbasiyah yang dapat menciptakan norma sosial yang dipatuhi oleh semua kalangan masyarakat. Selain itu, proses pendidikan pada masa Dinasti Abbasiyah juga mengedepankan prinsip dan nilai-nilai multikulturalisme yang tinggi dengan memanfaatkan semua kalangan pelajar dan masyarakat dari berbagai agama maupun etnis untuk kemajuan peradaban Islam Dinasti Abbasiyah.
Copyrights © 2025