Ketersediaan palet adalah faktor penting dalam proses produksi dan distribusi di PT. XYZ. Kekurangan palet dapat menghambat kelancaran produksi, meningkatkan biaya operasional, dan menurunkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab utama shortage palet dan memberikan rekomendasi perbaikan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA).Metode ini menilai risiko potensi kegagalan berdasarkan tiga indikator utama: severity, occurrence, dan detection, yang menghasilkan nilai Risk Priority Number (RPN). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan data internal perusahaan dari Desember 2024 hingga Februari 2025.Hasil penelitian menunjukkan penyebab utama shortage meliputi rusaknya palet, kesalahan administrasi, dan kurangnya sistem pelacakan yang efektif. Nilai RPN tertinggi sebesar 432 berasal dari kondisi palet rusak, sedangkan nilai RPN kedua tertinggi sebesar 343 terkait kesalahan administrasi. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem pelacakan berbasis barcode, pelatihan untuk admin, dan perbaikan alur distribusi palet dapat secara signifikan mengurangi risiko shortage. Hal ini akan meningkatkan efisiensi produksi dan pada akhirnya meningkatkan kepuasan pelanggan.
Copyrights © 2025