Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi distribusi produk oleh pedagang musiman di kawasan wisata religi Makam Gus Dur, Jombang. Kawasan ini menjadi pusat kunjungan peziarah setiap tahun, menciptakan peluang ekonomi lokal khususnya bagi pelaku UMKM. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara semi-struktur terhadap pedagang dan konsumen. Hasil menunjukkan bahwa strategi distribusi bersifat fleksibel dan berbasis lokasi strategis, dengan sistem penjualan langsung tanpa perantara yang memungkinkan efisiensi operasional. Pola distribusi informal ini mampu beradaptasi dengan fluktuasi permintaan, terutama saat momen haul. Namun, pedagang menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas pendukung dan minimnya dukungan kelembagaan. Studi ini menegaskan pentingnya intervensi pemerintah daerah, pelatihan kewirausahaan, serta kolaborasi multipihak dalam menciptakan ekosistem distribusi yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap literatur pengembangan ekonomi lokal dan penguatan UMKM di sektor wisata religi.
Copyrights © 2026