Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Distribusi Produk oleh Pedagang Musiman UMKM di Kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur: Efisiensi, Peluang, dan Tantangan Ahmad Arfah
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-maret, Ekonomi Digital dan Transformasi Bisnis
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/a6069x67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi distribusi produk oleh pedagang musiman di kawasan wisata religi Makam Gus Dur, Jombang. Kawasan ini menjadi pusat kunjungan peziarah setiap tahun, menciptakan peluang ekonomi lokal khususnya bagi pelaku UMKM. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara semi-struktur terhadap pedagang dan konsumen. Hasil menunjukkan bahwa strategi distribusi bersifat fleksibel dan berbasis lokasi strategis, dengan sistem penjualan langsung tanpa perantara yang memungkinkan efisiensi operasional. Pola distribusi informal ini mampu beradaptasi dengan fluktuasi permintaan, terutama saat momen haul. Namun, pedagang menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas pendukung dan minimnya dukungan kelembagaan. Studi ini menegaskan pentingnya intervensi pemerintah daerah, pelatihan kewirausahaan, serta kolaborasi multipihak dalam menciptakan ekosistem distribusi yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap literatur pengembangan ekonomi lokal dan penguatan UMKM di sektor wisata religi.
Sinergitas Sistem Rantai Pasok Koperasi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Sawit: Studi Lapangan di Kabupaten Kampar, Riau Ahmad Arfah
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bwq18a39

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran koperasi dalam mengoptimalkan sistem rantai pasok kelapa sawit serta dampaknya terhadap kesejahteraan petani swadaya di Kabupaten Kampar, Riau. Berdasarkan dialog lapangan informal, teridentifikasi dua pola distribusi: jalur langsung dari petani ke pabrik melalui koperasi, dan jalur panjang yang melibatkan perantara. Pola distribusi kedua menyebabkan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang diterima petani lebih rendah.Temuan ini menekankan pentingnya penguatan tata kelola rantai pasok berbasis koperasi untuk meningkatkan transparansi harga, daya tawar petani, dan keberlanjutan ekonomi desa. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan transformasi digital dalam rantai pasok sawit melalui penerapan sistem informasi, pelacakan digital (traceability), Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan (AI). Inovasi ini diharapkan mampu menyederhanakan jalur distribusi, mempercepat akses pasar, dan mendukung sistem tata niaga yang lebih transparan dan efisien di tingkat koperasi dan petani.