Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strengthening Cooperative Governance and Organizational Ethics Through Community-Based Participation Ahmad Arfah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ctj32s18

Abstract

This community engagement program aimed to strengthen cooperative governance and ethical organizational practices through a participatory approach in Cemandi Village, Sidoarjo, East Java. Village-level cooperatives often face challenges related to accountability, member participation, and underdeveloped organizational structures. To address these issues, the program implemented three key activities: a simulation of the Annual General Meeting (AGM), a workshop on developing internal bylaws and cooperative structure, and a community dialogue on local ethical values and social auditing practices. The implementation method combined participatory facilitation, community-based training, and value-based dialogue. The results demonstrated an increase in organizational literacy among participants, the formulation of cooperative bylaws, and the execution of an AGM simulation that reflected democratic principles. Tangible outcomes included a prototype of a citizen-based social audit tool, a draft of cooperative bylaws, and strengthened member participation. The findings indicate that participatory methods are effective in enhancing cooperative governance rooted in community values and collective ethics.
Strategi Distribusi Produk oleh Pedagang Musiman UMKM di Kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur: Efisiensi, Peluang, dan Tantangan Ahmad Arfah
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Inprogress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/a6069x67

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi distribusi produk oleh pedagang musiman di kawasan wisata religi Makam Gus Dur, Jombang. Kawasan ini menjadi pusat kunjungan peziarah setiap tahun, menciptakan peluang ekonomi lokal khususnya bagi pelaku UMKM. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara semi-struktur terhadap pedagang dan konsumen. Hasil menunjukkan bahwa strategi distribusi bersifat fleksibel dan berbasis lokasi strategis, dengan sistem penjualan langsung tanpa perantara yang memungkinkan efisiensi operasional. Pola distribusi informal ini mampu beradaptasi dengan fluktuasi permintaan, terutama saat momen haul. Namun, pedagang menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas pendukung dan minimnya dukungan kelembagaan. Studi ini menegaskan pentingnya intervensi pemerintah daerah, pelatihan kewirausahaan, serta kolaborasi multipihak dalam menciptakan ekosistem distribusi yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap literatur pengembangan ekonomi lokal dan penguatan UMKM di sektor wisata religi.
Sinergitas Sistem Rantai Pasok Koperasi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Sawit: Studi Lapangan di Kabupaten Kampar, Riau Ahmad Arfah
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bwq18a39

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran koperasi dalam mengoptimalkan sistem rantai pasok kelapa sawit serta dampaknya terhadap kesejahteraan petani swadaya di Kabupaten Kampar, Riau. Berdasarkan dialog lapangan informal, teridentifikasi dua pola distribusi: jalur langsung dari petani ke pabrik melalui koperasi, dan jalur panjang yang melibatkan perantara. Pola distribusi kedua menyebabkan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang diterima petani lebih rendah.Temuan ini menekankan pentingnya penguatan tata kelola rantai pasok berbasis koperasi untuk meningkatkan transparansi harga, daya tawar petani, dan keberlanjutan ekonomi desa. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan transformasi digital dalam rantai pasok sawit melalui penerapan sistem informasi, pelacakan digital (traceability), Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan (AI). Inovasi ini diharapkan mampu menyederhanakan jalur distribusi, mempercepat akses pasar, dan mendukung sistem tata niaga yang lebih transparan dan efisien di tingkat koperasi dan petani.