Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah desa dalam pengelolaan BUM Desa Sejahtera di Desa Pulau Rakyat Tua, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Fokus utama terletak pada pelaksanaan unit usaha simpan pinjam dan faktor-faktor yang menghambat keberhasilannya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program simpan pinjam memberikan akses permodalan yang lebih mudah dan inklusif, namun dihadapkan pada berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, sistem pencatatan yang belum terdigitalisasi, rendahnya literasi keuangan, serta belum adanya regulasi internal. Selain itu, rendahnya partisipasi masyarakat menjadi hambatan serius dalam pengembangan program. Upaya perbaikan dilakukan melalui edukasi keuangan, pelatihan pengelola, dan peningkatan transparansi. Penelitian ini merekomendasikan reformasi kelembagaan dan peningkatan keterlibatan masyarakat sebagai strategi kunci untuk memperkuat BUM Desa sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan dan partisipatif.
Copyrights © 2025