Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, merupakan wilayah rawan gempa dengan tingkat kerusakan bangunan tinggi akibat kurangnya pemahaman tukang bangunan lokal terhadap prinsip konstruksi tahan gempa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tukang dalam metode pembesian struktur rumah ramah gempa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research dengan pendekatan Community-Based Training dan practice-based learning. Kegiatan melibatkan pemaparan materi, praktik lapangan, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi sebesar 54%, khususnya dalam teknik pembesian, penggunaan alat bantu seperti concrete mixer dan bar bender, serta kesadaran terhadap keselamatan kerja (K3). Program ini juga memperkuat struktur organisasi komunitas tukang sebagai langkah awal menuju pemberdayaan dan ketangguhan konstruksi berbasis masyarakat.
Copyrights © 2025