FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Vol 2 No 2 (2017): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya

Rekonstruksi Makna KhaliFah Perspektif Tafsir Tematik

Abdur Rohman (Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2017

Abstract

Salah satu aspek negatif pasca reformasi adalah tumbuh-kembangnya beberapa ormas Islam yang semakin menjadi-jadi. Kian lama kian bebas seiring dengan makna kebebasan yang terbawa dalam sistem demokrasi. Kebebasan itu dimaknai untuk mengekspresikan diri dalam bentuk ucapan maupun perbuatan. Karena kebebasan itulah tidak sedikit ormas Islam yang dengan terus-terang atau sembunyi-sembunyi hendak melawan konstitusi. Mereka menawarkan sistem baru dalam pemerintahan yang disebut dengan Khila>fah. Sistem ini dianggap relevan bagi bangsa Indonesia daripada sistem yang telah mapan saat ini. Dengan membawa-bawa ayat al-Qur’an yang mereka tafsirkan sedemikian rupa demi untuk mencari legitimasi ‘Tuhan’ demi kepentingan politik. Tulisan singkat ini hanya akan mengupas sedikit tentang penafsiran ayat-ayat khali>fah dalam al-Qur’an dengan metode tematik (mawd}u>’i). Lalu akan dikomparasikan dengan ulasan fakta sejarah dikala para sahabat senior Nabi menjabat sebagai khali>fah. Penelitian singkat ini menyimpulkan bahwa tidak ada satu ayatpun dalam al-Qur’an maupun tafsir yang kredibel mengatakan bahwa sistem pemerintahan itu harus khila>fah. Sebaliknya, al-Qur’an tidak membicarakan sistem negara apa yang harus di gunakan. Namun, asas-asas yang ada di dalamnya harus terpenuhi oleh dua unsur, yaitu adil dan musyawarah.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

JF

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

JURNAL FIKRI adalah jurnal berkala Ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam (IAIMNU) Metro Lampung. Jurnal Fikri memuat artikel hasil penelitian maupun artikel konseptual (baik kualitatif lapangan atau kualitatif pustaka) dengan fokus kajian di bidang “Kajian Agama, Sosial dan ...