THE COMMERCIUM
Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025

REPRESENTASI FEMINISME DI AFRIKA PADA ABAD 17 DALAM FILM “THE WOMAN KING”

Mohamad Rizal Ramadhana (Unknown)
Putri Aisyiyah Rachma Dewi (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2025

Abstract

Film adalah media yang dapat merepresentasikan berbagai realitas sosial, termasuk isu-isu feminisme. The Woman King (2022) merupakan film yang mengangkat kisah perjuangan pasukan perempuan Agojie dalam melawan kolonialisme dan budaya patriarki di Afrika pada abad ke-17 hingga ke-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana feminisme direpresentasikan dalam film The Woman King menggunakan metode semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis tanda yang mencakup representamen, objek, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menampilkan representasi feminisme melalui karakter Nanisca dan pasukan Agojie yang berjuang melawan ketidaksetaraan gender dan eksploitasi perempuan. Film ini juga menggambarkan perlawanan perempuan terhadap dominasi patriarki dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk militer, politik, dan sosial. Dengan demikian, The Woman King dapat dikatakan sebagai representasi feminisme liberal yang menekankan kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

Commercium

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : ...