Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Klender 10 Pagi. Keterampilan ini sangat penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena berkaitan langsung dengan kemampuan memahami isi teks secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus I, hasil evaluasi menunjukkan bahwa baru 58,6% atau 17 dari 29 siswa yang memperoleh nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75. Pada siklus II sebanyak 26 siswa atau 89,7% berhasil memperoleh nilai di atas KKM, sedangkan hanya 3 siswa atau 10,3% yang belum tuntas. Selain peningkatan hasil tes, aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan sesuai indikator pemantauan.
Copyrights © 2025