Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran berbasis microlearning melalui pendekatan studi literatur terhadap berbagai publikasi ilmiah dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Microlearning merupakan pendekatan pembelajaran yang menyajikan konten dalam unit-unit kecil dan terfokus, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan aksesibilitas, keterlibatan, dan retensi pengetahuan. Kajian ini menganalisis kelebihan, keterbatasan, dan implementasi microlearning di berbagai konteks pendidikan dan pelatihan, baik formal maupun nonformal. Hasil studi menunjukkan bahwa microlearning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, efisiensi waktu, serta daya ingat jangka pendek, terutama ketika didesain secara interaktif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajar. Namun, tantangan seperti keterbatasan cakupan materi, kurangnya integrasi dalam kurikulum, serta kebutuhan infrastruktur teknologi masih menjadi hambatan implementasi secara luas. Temuan ini memberikan wawasan kritis bagi praktisi pendidikan dan pengembang sistem pembelajaran dalam merancang strategi pembelajaran yang adaptif dan efisien di era digital.
Copyrights © 2025