Sampah plastik menjadi permasalahan utama di Nagari Tandikek Selatan akibat keterbatasan fasilitas pengelolaan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang memanfaatkan sampah plastik menjadi ecobrick sebagai media identitas kegiatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada proses pengumpulan, pembersihan, pemadatan, pengecatan, penjemuran, dan penyusunan ecobrick. Sebanyak 250 botol plastik ukuran 600 ml berhasil diisi limbah anorganik dan disusun menjadi plang berukuran 3 x 3 meter. Kegiatan ini mengurangi sampah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah secara kreatif dan kolaboratif. Plang ecobrick menjadi simbol identitas nagari dan contoh penerapan teknologi sederhana berbasis partisipasi masyarakat.
Copyrights © 2025