Gangguan peredaran darah otak atau yang lebih dikenal sebagai stroke adalah serangan otak yang timbulnya mendadak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah otak. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Gambaran Faktor Risiko Stroke pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Timur. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penitian ini adalah lansia yang berada di wilayah kerja puskesmas kota timur. Sampel berjumlah 110 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini di dapatkan bahwa mayoritas responden berusia 60–69 tahun (79,1%) dan berjenis kelamin perempuan (57,3%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan SMA (40%) dan pekerjaan lainnya (62,7%). Sebanyak 86 responden (78,18%) berada pada kategori risiko rendah, 13 responden (11,82%) risiko sedang, dan 11 responden (10,00%) tidak memiliki risiko stroke. Faktor risiko utama yang paling dominan adalah hipertensi, diikuti oleh hiperkolesterolemia dan riwayat stroke dalam keluarga. Sebagian besar lansia di wilayah kerja Puskesmas Kota Timur memiliki risiko rendah terhadap stroke.
Copyrights © 2025