Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun prototipe alat amplas 2 in 1 dengan pendekatan Research and Development berbasis Design Thinking guna meningkatkan efisiensi, kualitas, dan ergonomis dalam proses finishing kayu pada industri skala kecil. Proses pengembangan dilakukan melalui lima tahap: empathize, define, ideate, prototype, dan test, dengan melibatkan pengrajin kayu dan mahasiswa teknik mesin sebagai pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe mampu mempercepat waktu pengerjaan hingga 35% dibanding metode manual, menghasilkan kualitas permukaan lebih halus (Ra 1.1–1.3 μm), serta konsumsi energi yang relatif hemat (0.40–0.45 kWh per m²). Skor kenyamanan pengguna juga meningkat (4.3–4.5 pada skala 5). Temuan ini menunjukkan bahwa alat amplas 2 in 1 layak diterapkan sebagai solusi teknologi tepat guna bagi UMKM kayu sekaligus media pembelajaran di pendidikan vokasi.
Copyrights © 2025